AKSI EMITEN: ADHI Anggarkan Capex Rp5 Triliun, ITMG Kebut Akuisisi Tambang

Berita tentang belanja modal PT Adhi Karya (Persero) Tbk. serta akuisisi tambang oleh PT Indo Tambangraya Megah Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Jumat (30/11/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 30 November 2018  |  08:53 WIB
AKSI EMITEN: ADHI Anggarkan Capex Rp5 Triliun, ITMG Kebut Akuisisi Tambang
PT Indo Tambangraya Megah Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang belanja modal PT Adhi Karya (Persero) Tbk. serta akuisisi tambang oleh PT Indo Tambangraya Megah Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Jumat (30/11/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

ADHI Anggarkan Capex Rp5 Triliun. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menganggarkan belanja modal Rp4 triliun hingga Rp5 triliun pada 2019 sejalan dengan sejumlah rencana ekspansi yang disiapkan oleh perseroan. (Bisnis Indonesia)

Laba TINS Turun 14,98%. PT Timah Tbk. tetap optimistis kinerja pada akhir tahun akan sesuai dengan target meski laba perseroan hingga kuartal III/2018 tercatat turun. (Bisnis Indonesia)

ITMG Kebut Akuisisi Tambang. Korporasi memiliki beragam opsi untuk melebarkan sayap usahanya. Bagi PT Indo Tambangraya Megah Tbk., opsi yang dipilih pada tahun depan berupa akuisisi perusahaan tambang yang memproduksi batu bara dengan kalori di bawah 7.000 kkal/kg. (Bisnis Indonesia)

BUMI Pacu Ekspor ke China. PT Bumi Resources Tbk. memproyeksikan pendapatan pada tahun depan melampaui US$5 miliar seiring dengan dibukanya kran impor batu bara oleh China. (Bisnis Indonesia)

Bumi Optimistis Rampungkan Pembayaran Utang US$1,6 Miliar. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) optimistis dapat merampungkan pembayaran utang tranche A, B, dan C sebesar US$1,6 miliar pada 2023. Sejauh ini, perseroan telah melunasi sebagian porsi tranche A beserta bunga pinjaman senilai US$167,5 juta. (Investor Daily)

KKGI Keduk Peluang Tahun Depan. Perusahaan tambang batu bara dalam negeri, PT Resource Alam Indonesia Tbk. ingin mengulang kembali masa kemakmuran pada era tahun 2011-2013. Perusahaan ini menargetkan produksi batu bara sebanyak 4 juta metrik ton (mt) pada tahun 2019. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, aksi emiten

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top