Target Laba 2019: Sentral Mitra Informatika (LUCK) Bidik Kenaikan Double

Emiten distribusi perangkat dan jasa dokumentasi PT Sentral Mitra Informatika Tbk. optimistis laba bersih perseroan pada tahun depan dapat mencapai Rp33 miliar atau meningkat dua kali lipat dari proyeksi pendapatan sepanjang tahun ini.
Dara Aziliya | 29 November 2018 16:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten distribusi perangkat dan jasa dokumentasi PT Sentral Mitra Informatika Tbk. optimistis laba bersih perseroan pada tahun depan dapat mencapai Rp33 miliar atau meningkat dua kali lipat dari proyeksi pendapatan sepanjang tahun ini.

Komisaris Utama Sentra Mitra Informatika Caroline Himawati Hidajat mengatakan perseroan optimistis dapat tumbuh dua kali lipat pada tahun depan karena pengembangan hingga ke 15 kota dari saat ini hanya fokus di Jakarta. Pada topline, perseroan membidik pendapatan sebesar Rp309 miliar.

“Harusnya bisa naik dua kali lipat karena walaupun ada penambahan ke luar kota tersebut, cost-nya tidak akan terlalu banyak. Kami sudah membangun sistemnya di awal sehingga untuk ekspansi, bisnis kami akan semakin sehat,” ungkap Caroline di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Caroline menyampaikan salah satu kelebihan perusahaan yaitu kontrak-kontrak jangka panjang dengan para klien yang akan menjadi sumber pendapatan pasti perseroan.

Kondisi tersebut membuat emiten dengan sandi LUCK tersebut dapat memprediksi pendapatan perseroan pada beberapa tahun ke depan dapat lebih terpediksi.

“Bisnis kami adalah based on contract sehingga bisa diprediksi berapa pendapatan yang akan diterima perusahaan dalam 3—5 tahun. Pola operasional kami adalah B to B dan kami selektif memilih klien,” ungkap Caroline.

Beberapa pelanggan perseroan yang cukup ternama misalnya AXA Mandiri, UOB Bank, Toyota Astra Motor, dan Toyota Motor Manufacturing.

Caroline menyampaikan jasa dokumentasi perseroan dapat membantu perusahaan menekan biaya untuk lini tersebut hingga 30%. Apalagi, biaya dokumentasi biasanya merupakan pengeluaran terbesar ketiga dari sebuah perusahaan.

Sentral Mitra Informatika Tbk. membukukan pendapatan bersih sebesar Rp36,19 miliar selama Januari—Mei 2018, atau turun 10,54% dibandingkandengan pendapatan yang dikantongi perseroan pada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp40,46 miliar.

Pada periode tersebut, Sentral Mitra Informatika membukukan laba periode berjalan sebesar Rp3,11 miliar, menyusut 29,07% secara yoy.

“Pendapatan kami turun karena ada yang masih tertunda. Ada beberapa pembayaran taguhan yang mundur,” kata Teddy.

Pada tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan Rp137,81 miliar dan laba bersih sebesar Rp16,84 miliar.

Tag : Sentral Mitra Informatika, kinerja emiten
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top