Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Berakhir di Level 6.000 Saat Investor Asing Net Sell

Investor asing membukukan aksi jual bersih pada perdagangan hari ini, Jumat (23/11/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 November 2018  |  18:59 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Investor asing membukukan aksi jual bersih pada perdagangan hari ini, Jumat (23/11/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp139,07 miliar.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 545,49 juta lembar saham senilai Rp1,68 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 961,89 juta lembar saham senilai sekitar Rp1,81 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai Rp6,05 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 8,98 miliar lembar saham.

Kendati demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali menguat sekaligus menembus level 6.000 pada perdagangan hari ini.

IHSG ditutup menguat 0,26% atau 15,39 poin di level 6.006,20, setelah mampu rebound dan berakhir menanjak 0,72% atau 42,76 poin di posisi 5.990,81 pada perdagangan Kamis (22/11).

Padahal, pergerakan IHSG sempat terpeleset ke zona merah meskipun dibuka dengan kenaikan 0,12% atau 7,22 poin di level 5.998,03 pagi tadi. IHSG terpantau tertekan di zona merah hingga menjelang penutupan perdagangan sebelum berhasil kembali merebut momentumnya.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.971,99 – 6.017,46.

Dari 616 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 186 saham menguat, 202 saham melemah, dan 228 saham stagnan.

Lima dari sembilan sektor menetap di teritori positif, dipimpin industri dasar (+1,62%) dan pertanian (+1,60%). Adapun sektor properti (-0,61%) dan finansial (-0,57%) memimpin koreksi di antara empat sektor lainnya sekaligus membatasi penguatan IHSG hari ini.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 2,33% dan 2,49% menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG hari ini.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

23 NovemberRp139,07 miliarNet sell
22 NovemberRp218,87 miliarNet buy
21 NovemberRp587,04 miliarNet sell
19 NovemberRp601,36 miliarNet buy
16 NovemberRp1,65 triliunNet buy
15 NovemberRp1,37 triliunNet buy
14 NovemberRp530,77 miliarNet buy
13 NovemberRp158,38 miliarNet sell
12 NovemberRp17,68 miliarNet sell
9 NovemberRp42,93 miliarNet sell

 SumberBursa Efek Indonesia, 2018


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top