Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Asing Net Sell Hampir Rp600 Miliar, IHSG Tambah Lesu

Reli aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing terpatahkan pada perdagangan hari ini, Rabu (21/11/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 November 2018  |  17:40 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/10/2018)./JIBI/Bisnis - Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (31/10/2018)./JIBI/Bisnis - Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Reli aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing terpatahkan pada perdagangan hari ini, Rabu (21/11/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp587,04 miliar, setelah mampu mencatatkan reli net buy empat hari berturut-turut sebelumnya.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 801,85 juta lembar saham senilai Rp2,81 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 1,06 miliar lembar saham senilai sekitar Rp3,4 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai Rp8,16 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 8,15 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya pada akhir perdagangan hari ini.

IHSG ditutup melemah 0,95% atau 57,24 poin di level 5.948,05, penurunan terbesar sejak berakhir melemah sekitar 1,7% pada 12 November.

Indeks melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari kedua berturut-turut setelah berakhir terkoreksi 0,12% atau 7,05 poin di posisi 6.005,30 pada perdagangan sebelum libur nasional, Senin (20/11).

Pelemahan IHSG mulai berlanjut ketika dibuka melorot 1,05% atau 63,1 poin di posisi 5.942,20 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak negatif di level 5.908 – 5.978,59.

Dari 616 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 131 saham menguat, 273 saham melemah, dan 212 saham stagnan.

Enam dari sembilan sektor menetap di teritori negatif, dipimpin tambang (-5,02%), pertanian (-1,57%), dan finansial (-1,51%). Tiga sektor lainnya mampu mengakhiri pergerakannya di zona hijau, dipimpin sektor properti yang menguat 0,80%.

Saham emiten perbankan yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing turun 2,56% dan 2,68% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG hari ini, selain saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) yang berakhir melorot 11,78%.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

21 NovemberRp587,04 miliarNet sell
19 NovemberRp601,36 miliarNet buy
16 NovemberRp1,65 triliunNet buy
15 NovemberRp1,37 triliunNet buy
14 NovemberRp530,77 miliar

Net buy

13 NovemberRp158,38 miliar

Net sell

12 NovemberRp17,68 miliarNet sell
9 NovemberRp42,93 miliarNet sell
8 NovemberRp1,1 triliunNet buy
7 NovemberRp738,04 miliarNet buy

 SumberBursa Efek Indonesia, 2018


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top