Pemegang Saham Intikeramik Alamasri (IKAI) Restui Rights Issue

Pemegang saham PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. merestui rencana perseroan untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Dara Aziliya | 10 Oktober 2018 17:24 WIB
Karyawan melakukan perawatan patung Banteng Wulung, di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/9/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pemegang saham PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. merestui rencana perseroan untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan perseroan Rabu (10/10), emiten dengan sandi IKAI tersebut akan melepas sebanyak-banyaknya 3.865.789.887 lembar dan harga penawaran Rp120.

Sebagai catatan, rights issue tersebut merupakan untuk yang kedua kalinya dilakukan perseroan pada tahun ini. Pada awal tahun ini, produsen keramik dengan merek Essenza tersebut sempat melakukan rights issue dengan perolehan dana Rp17,62 miliar.

Direktur Utama Intikeramik Alamasri Industri Teuku Yohas Raffli menyampaikan bahwa perseroan akan menggunakan dana hasil PMHMETD tersebut untuk mengakuisisi perusahaan hotel. Perseroan akan fokus menggarap sektor properti.

“Kami restate strategi untuk lebih heavy pada portofolio properti hotel,” ungkap Yohas saat ditemui usai RUPSLB, Rabu (10/10).

Dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan kode saham IKAI tersebut melakukan rights issue dalam skema Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan harga penawaran Rp120 atau 31,96% dari modal ditematkan dan disetor penuh perseroan setelah rencana PUT II.

Dengan harga penawaran tersebut, Intikeramik Alamasri berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp463,9 miliar. Adapun, para pemegang saham perseroan yaitu PT Mahkota Properti Indo dan Wandervale Holdings Ltd. telah menyatakan kesanggupan untuk melaksanakan hak yang dimilikinya menjadi hak dalam PUT II perseroan.

Dana tersebut nantinya akan digunakan perseroan untuk beberapa keperluan. Pertama, sekitar 9% akan digunakan untuk mengakuisisi PT Saka Mitra Sejati dengan cara melakukan pembelian 875 saham, atau 70% darimodal ditempatkan dan disetor penuh Saka Mitra Sejati dari para pemegang sahamnya.

Kedua, sekitar 12% dana PUT II akan digunakan untuk mengakuisisi PT Hotel Properti Internasional dengan membeli 35.640 saham atau 99% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dari pemegang sahamnya.

Terakhir, sekitar 79% akan digunakan perseroan untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak di masa depan seperti biaya renovasi, pengembangan usaha, dan biaya operasional. Pemberian modal kerja pada entitas anak akan dilakukan melalui pinjaman dan penyertaan modal dari IKAI.

Tag : kinerja emiten, intikeramik
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top