TOP LOSERS 18 SEPTEMBER: Saham Sinergi Megah Internusa Autoreject

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi NUSA tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah merosot 25% ke level Rp189 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan otomatis (autoreject).
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 September 2018 17:34 WIB
Karyawan beristirahat di belakang monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/11). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk. kembali membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Selasa (17/9/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi NUSA tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah merosot 25% ke level Rp189 per lembar saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan otomatis (autoreject).

Berdasarkan aturan BEI Nomor Kep-00113/BEI/12-2016 perihal Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas, untuk saham di kisaran harga Rp200-Rp5.000, akan dikenai auto rejection jika batasannya adalah turun atau naik sebesar 25% dan lebih.

Pada perdagangan kemarin, Senin (17/9), saham NUSA juga menjadi top losers setelah ditutup melemah 24,55% atau 82 poin dan ditutup di level Rp252 per lembar saham.

Menempati posisi terlemah berikutnya adalah saham PT Cowell Development Tbk. (GOLD) yang melemah 18,25% atau 115 poin dan berakhir di level Rp515 per lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,21% atau 12,47 poin di level 5.811,79, setelah sebelumnya ditutup menguat 1,80% atau 107,03 poin ke level 5.824,26 pada akhir perdagangan Senin (17/9).

Indeks sebelumnya dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,1% atau 5,54 poin di posisi 5.818,72 dan sempat rebound setelahnya, namun indeks kembali melemah hingga ahkhir perdagangan. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada level 5.811,79 – 5.844,95.

Dari 600 saham yang diperdagangkan di IHSG hari ini, 152 saham di antaranya menguat, sedangkan 213 saham melemah dan 235 saham lainnya stagnan.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG ditutup melemah, dengan tekanan terbesar dari sektor properti yang turun 1,48%, disusul sektor konsumer yang melemah 1,21%.

Adapun sektor infrastruktur menguat paling tajam sebesar 1,55% di antara tiga sektor yang berada di zona hijau.

 

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

NUSA

189

-25,00

COWL

515

-18,25

GOLD

478

-16,14

LCGP

119

-15,00

PKPK

169

-12,89

Sumber: BEI

Tag : IHSG, top losers
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top