EMITEN BARU: Pratama Abadi Nusa Industri (PANI) Bidik Kenaikan Pendapatan 10,71%

Emiten produsen kemasan kaleng PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. membidik penjualan pada tahun ini dapat mencapai Rp206 miliar. Nilai tersebut meningkat 10,71% dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada tahun lalu yang sebesar Rp186,06 miliar.
Dara Aziliya | 18 September 2018 18:06 WIB
Direktur Utama PT Pratama Nusa Industri Tbk. Prilli BP Soetantyo saat ditemui usai IPO perseroan pada Selasa (18/9). Prilli menyampaikan dana IPO akan digunakan perseroan untuk modal kerja dan memproduksi kemasan tuna yaitu kaleng untuk kebutuhan penjualan ritel. - Bisnis/Dara Aziliya

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen kemasan kaleng PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk. membidik penjualan pada tahun ini dapat mencapai Rp206 miliar. Nilai tersebut meningkat 10,71% dibandingkan dengan pendapatan perseroan pada tahun lalu yang sebesar Rp186,06 miliar.

Direktur Utama Pratama Abadi Nusa Industri Prilli BP Soetantyo menyampaikan perseroan menilai potensi pasar produk kemasan kaleng masih sangat tinggi sehingga potensi pertumbuhan bisns perseroan sangat besar.

“Kami akan meningkatkan produksi dengan produk baru kami yaitu kaleng dengan ukuran yang lebih kecil. Selama ini kami memproduksi ukuran besar yaitu 17 kg dengan kapasitas 500.000 kaleng. Nantinya produksi kami akan meningkat 50%,” ungkap Prilli di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (18/9/2018).

Selain itu, Prilli menyampaikan emiten dengan sandi PANI tersebut juga membidik negara-negara baru tujuan ekspor produk perikanan, terutama di Benua Amerika dan Uni Eropa. Upaya –upaya tersebut diharapkan dpat meningkatkan pendapatan perseroan yang hanya tumbuh 1,3% dari 2016 ke 2017.

Di sisi keuntungan, perseroan mematok target laba bersih yang cukup agresif yaitu menjadi Rp3 miliar pada tahun ini. Target tersebut melonjak signifikan dibandingkan dengan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2017 yaitu Rp373,64 juta.

 Direktur Keuangan Pratama Abadi Nusa Industri Freddy Oetomo menyampaikan fundamental perusahaan sangat baik dengan total aset per 30 April 2018 meningkat menjadi Rp77,1 miliar, dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp76,3 miliar.

PANI berkomitmen membagikan dividen minimal sebesar 10% dari laba bersih, kepada pemegang saham. Jika laba bersih di atas Rp10 miliar, minimal dividen adalah sebesar 15%,” ungkap Freddy.

Adapun, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp88,8 miliar selama Januari—April 2018 atau meningkat 48,43% dibandingkan dengan penjualan pada periode sama tahun sebelumya. Laba bersih perseroan pada periode tersebut yaitu Rp469,7 juta atau meningkat 432,47% (yoy).

Tag : kinerja emiten, Pratama Abadi Nusa Industri
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top