Kurs Tengah Menguat 26 Poin, Stimulus China Dukung Mata Uang Asia

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (25/7/2018) di Rp14.515 per dolar AS, menguat 26 poin atau 0,17% dari posisi Rp14.541 pada Selasa (24/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 25 Juli 2018 11:54 WIB
Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta, Senin (2/7/2018)./ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (25/7/2018) di Rp14.515 per dolar AS, menguat 26 poin atau 0,17% dari posisi Rp14.541 pada Selasa (24/7/2018).

Kurs jual ditetapkan Rp14.588 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.442 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp146.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau menguat 28 poin atau 0,19% ke level Rp14.517 per dolar AS pada pukul 11.08 WIB, setelah mulai rebound saat dibuka terapresiasi 28 poin atau 0,19% di level Rp14.517 per dolar AS.

Pada perdagangan Selasa (24/7), pergerakan mata uang Garuda melemah 63 poin atau 0,44% dan berakhir di level 14.545, kisaran level terendah sejak Oktober 2015.
Sepanjang perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah bergerak pada kisaran Rp14.505-Rp14.525.

Mata uang lain di Asia bergerak variatif terhadap dolar AS siang ini, dengan won Korea Selatan yang terapresiasi 0,64% memimpin penguatan di antara sejumlah mata uang Asia. Adapun renminbi China dan dolar Singapura yang masing-masing melemah 0,13% dan 0,11% memimpin depresiasi beberapa lainnya.

Won memimpin beberapa mata uang di Asia menguat saat langkah stimulus China mendorong berlanjutnya penguatan bursa saham regional.

“Reli pada bursa saham China setelah pemerintah China berjanji untuk memperluas stimulus fiskal mendukung sentimen pada mata uang Asia,” ujar Ken Cheung, senior Asian FX strategist di Mizuho Bank, dikutip Bloomberg.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau naik 0,02% atau 0,015 poin ke level 94,628 pada pukul 10.59 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,025 poin atau 0,03% di level 94,588, setelah pada perdagangan Selasa (24/7) berakhir terkoreksi 0,02% atau 0,019 poin di posisi 94,613.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

25 Juli

14.515

24 Juli

14.541

23 Juli

14.454

20 Juli

14.520

19 Juli

14.418

 

 

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Tag : kurs tengah bi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top