IHSG Mantap Menguat Lampaui Level 5.900 Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sekaligus memantapkan posisinya di level 5.900 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (13/7/2018).
Renat Sofie Andriani | 13 Juli 2018 09:58 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sekaligus memantapkan posisinya di level 5.900 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (13/7/2018).

IHSG dibuka naik tipis 0,01% atau 0,61 poin di level 5.908,48 dan menguat 0,70% atau 41,09 poin ke level 5.948,96 pada pukul 09.38 WIB. Pada perdagangan Kamis (12/7), IHSG berakhir naik 0,25% di level 5.907,87.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan support utama sektor tambang (+1,20%) dan finansial (+1,10%). Adapun sektor infrastruktur bergerak sendiri di zona merah dengan koreksi sebesar 0,24%.

Sebanyak 185 saham menguat, 94 saham melemah, dan 318 saham stagnan dari 597 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Indosurya Sekuritas memproyeksikan IHSG akan melanjutkan reli penguatannya menjelang akhir pekan ini dengan pergerakan di level 5.640 - 5.972.

Vice President Research Department William Surya Wijaya mengatakan perkembangan pola gerak IHSG menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, IHSG masih berada dalam jalur uptrend dengan potensial upside yang cukup besar.

Dia menjelaskan tekanan yang terjadi masih terlihat dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan acuan pola investasi jangka panjang dan patokan bahwa fundamental perekonomian yang masih cukup kuat.

"Diproyeksi, hari ini IHSG berpotensi menghijau," tulisnya dalam riset.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 menguat 0,70% atau 3,59 poin ke level 513,59 pada pukul 09.39 WIB, setelah dibuka naik 0,01% atau 0,06 poin di posisi 510,06.

Indeks saham lain di kawasan Asia Tenggara terpantau ikut menguat pagi ini, dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,68%), indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,11%), dan indeks PSEi Filipina (+0,32%).

Di kawasan Asia lainnya, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing naik 0,79% dan 1,35%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,79%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,40%.

Secara keseluruhan, bursa saham Asia menguat mengekor penguatan bursa saham Amerika Serikat semalam, saat kekhawatiran atas perang perdagangan AS-China sedikit mereda.

"Beberapa telah menyarankan bahwa pemerintah China mengurangi retorika mereka dengan maksud untuk kembali ke meja perundingan, mungkin karena meningkatnya kekhawatiran tentang dampak ekonomi," tulis tim analis ANZ dalam catatan pada hari Jumat, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu pada Kamis, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa AS dan China memiliki kesempatan untuk membuka kembali pembicaraan perdagangan, tetapi hanya jika Beijing bersedia melakukan upaya serius untuk membuat perubahan struktural.

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BMRI

+2,33%

BBRI

+1,68%

UNTR

+3,13%

BBCA

+0,66%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

TLKM

-0,73%

TOPS

-3,05%

BSDE

-3,02%

KLBF

-1,15%

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top