Kurs Jisdor Melemah, Analis Sebut Tekanan Terhadap Rupiah Berlanjut

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.271 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (28/6/2018).
Renat Sofie Andriani | 28 Juni 2018 10:37 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.271 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (28/6/2018).

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau menempatkan Jisdor di Rp14.271 per dolar AS, melemah 108 poin atau 0,76% dari posisi Rp14.163 pada posisi Selasa (26/6/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau melemah 105 poin atau 0,74% ke level Rp14.284 per dolar AS pada pukul 10.11 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 22 poin atau 0,16% di level Rp14.201.

Adapun pada perdagangan Selasa (26/6/2018), rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14% di level Rp14.179 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.192 – Rp14.288 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melandai 0,08% atau 0,076 poin ke level 95,214 pada pukul 10.04 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka dengan turun tipis 0,02% atau 0,018 poin di posisi 95,272, setelah pada perdagangan Rabu (27/6) ditutup menguat 0,65% atau 0,614 poin di level 95,290.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memperkirakan dolar AS akan bergerak menguat di kisaran level 95,2-95,5 terhadap beberapa mata uang utama dunia terutama yen dan Swiss franc hari ini, setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) perlahan-lahan melunak terhadap restriksi investasi China atas industri berteknologi tinggi AS.

Yield US treasury 10 tahun AS yang turun sebesar 5 bps ke level 2,83% semalam menunjukkan bahwa investor semakin gemar mengumpulkan aset berdenominasi dolar AS setelah meredanya isu restriksi investasi China di AS.

Rupiah sendiri diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan jelang RDG Bank Indonesia (BI) yang dilaksanakan hari ini. RDG BI diperkirakan akan berakhir dengan naiknya tingkat suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5%.

Pada saat yang sama, melemahnya sejumlah mata uang di Asia akibat penguatan dolar AS diperkirakan turut mendorong pelemahan rupiah. Sementara itu, pilkada serentak yang berlangsung aman kemarin diperkirakan tidak akan banyak membantu pergerakan rupiah hari ini.

“Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.190-Rp 14.270 per dolar AS,” tutur Ahmad, seperti dikutip dari risetnya.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

28 Juni

14.271

26 Juni

14.163

25 Juni

14.105

22 Juni

14.102

21 Juni

14.090

               

  

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top