Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa China Berakhir Melemah di Tengah Tensi Suriah

Pergerakan bursa saham China berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (12/4/2018), terbebani saham finansial dan transportasi, saat investor dirisaukan oleh potensi aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 12 April 2018  |  16:37 WIB
Bursa China Berakhir Melemah di Tengah Tensi Suriah
Bursa China. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham China berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, Kamis (12/4/2018), para perlaku bursa sepertinya terbebani saham finansial dan transportasi, saat investor dirisaukan oleh potensi aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Suriah.

Indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip berakhir melorot 1,01% atau 39,71 poin di level 3.898,64, setelah dibuka turun tipis 0,07% atau 2,67 poin di posisi 3.935,67.

Adapun indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,87% atau 27,92 poin di level 3.180,16, setelah dibuka turun 0,15% atau 4,80 poin di posisi 3.203,28.

Dalam akun Twitternya pada Rabu (11/4/2018), Presiden AS Donald Trump memperingatkan pemerintah Rusia untuk bersiap-siap atas datangnya serangan rudal AS di Suriah.

Trump mencuit bahwa hubungan AS dengan Rusia, aliansi Presiden Bashar al-Assad, belum pernah seburuk ini.

“Rusia bersumpah akan menembak jatuh semua rudal yang ditembakkan ke Suriah. Bersiaplah Rusia, karena mereka akan datang, dengan hebat dan “cermat!” Kalian tidak seharusnya bermitra dengan 'Gas Killing Animal' yang membunuh warganya dan menikmatinya!”, cuit Trump.

Komentarnya tersebut mengangkat prospek konflik langsung atas Suriah, untuk pertama kalinya antara dua kekuatan dunia.

“Risiko konflik militer antara Rusia dan AS di Suriah sangat tinggi,” kata Elena Suponina, analis Timur Tengah di Russian Institute of Strategic Studies, seperti dikutip Bloomberg.

Sektor-sektor utama pada bursa China melemah, dengan sektor perbankan dan transportasi masing-masing berakhir 1,5%.

Dilansir Reuters, saham dengan persentase pelemahan terbesar pada indeks Shanghai adalah Zhengzhou Coal Industry & Electric Power Co. Ltd. (-8,43%), diikuti Xinjiang Sayram Modern Agriculture Co. Ltd. (-6,85%), dan Henan Dayou Energy Co. Ltd. (-6,06%).

Sejalan dengan bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir ke zona merah dan berakhir turun 0,22% atau 66,43 poin di level 30.831,28.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top