AKSI EMITEN 19 FEBRUARI: Emiten Batu Bara Pacu Produksi, JSMR Evaluasi Opsi Akuisisi Tol WSKT

Berita tentang rencana peningkatan produksi tahun ini oleh sejumlah emiten batu bara serta evaluasi rencana akuisisi tol Trans Jawa oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Senin (19/2/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 19 Februari 2018  |  08:47 WIB
AKSI EMITEN 19 FEBRUARI: Emiten Batu Bara Pacu Produksi, JSMR Evaluasi Opsi Akuisisi Tol WSKT
Gerbang tol Jasa Marga (JSMR) - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang rencana peningkatan produksi tahun ini oleh sejumlah emiten batu bara serta evaluasi rencana akuisisi tol Trans Jawa oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Senin (19/2/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Emiten Batu Bara Pacu Produksi. Sejumlah emiten batu bara berencana meningkatkan produksi pada 2018 seiring dengan memanasnya harga komoditas tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, mayoritas emiten tambang batu bara berencana meningkatkan produksi pada 2018 setelah tahun lalu mendapat tantangan permasalahan cuaca, terutama hujan deras. (Bisnis Indonesia)

JSMR Evaluasi Opsi Akuisisi Tol WSKT. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. tengah mengevaluasi rencana akuisisi tiga ruas tol Trans Jawa milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk. sebagai langkah pengintegrasian operasional. (Bisnis Indonesia)

BSDE Bidik Recurring Income 25%. Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk. akan gencar mengakuisisi dan membangun menara kantor dan mal baru untuk mengejar target kontribusi pendapatan berulang (recurring income) sebesar 25% per tahun dalam 5 tahun ke depan. (Bisnis Indonesia)

BSD Berencana Jual Lahan Rp1,8 T. PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) membidik nilai penjualan lahan tahun ini sebesar Rp1,8 triliun. Target tersebut terbilang konservatif dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar Rp3,1 triliun. (Investor Daily)

Summarecon Dongkrak Target 11,11%. PT Summarecon Agung Tbk. menargetkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp4 triliun sepanjang tahun ini. Target tersebut 11,11% lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian kinerja mereka sepanjang tahun lalu yakni sebesar Rp3,6 triliun. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batu bara, jasa marga

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top