Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pelemahan Mayoritas Sektor Bebani IHSG di Awal Dagang

Pelemahan mayoritas sektor membebani indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali menyentuh zona merah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (25/1/2018).
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Selasa (16/1/2018)./JIBI-Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Selasa (16/1/2018)./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan mayoritas sektor membebani indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali menyentuh zona merah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (25/1/2018).

IHSG hari ini dibuka dengan kenaikan 0,21% atau 13,88 poin di level 6.629,37, namun berbalik melemah hingga 0,14% atau 8,98 poin ke level 6.606,51 pada pukul 09.13 WIB.

Pergerakannya kemudian melemah 0,22% atau 14,44 poin ke level 6.601,05 pada pukul 09.28 WIB.

Sebanyak 123 saham bergerak menguat, 91 saham bergerak melemah, dan 357 saham stagnan dari 571 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor finansial (-0,62%) dan konsumer (-0,57%). Adapun tiga sektor lainnya bergerak di zona hijau, dipimpin sektor tambang yang menguat 1,79%.

Pada pukul 09.13 WIB, pelemahan mayoritas telah menekan IHSG tergelincir ke zona merah. Namun, sektor properti yang sebelumnya bergerak di zona merah mampu beringsut ke wilayah positif.

Di sisi lain, sektor finansial yang sebelumnya menempati posisi keempat terlemah merosot dan memimpin pelemahan mayoritas sektor pada pukul 09.28 WIB.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.28 WIB

Sektor

Perubahan

Finansial

-0,62%

Konsumer

-0,57%

Aneka industri

-0,46%

Industri dasar

-0,29%

Pertanian

-0,14%

Infrastruktur

-0,09%

Tambang

+1,79%

Perdagangan

+0,29%

Properti

+0,10%


sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro