Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Kembali Sentuh 6.500, Mayoritas Sektor Memerah di Awal Dagang

Pelemahan mayoritas sektor menekan indeks harga saham gabungan (IHSG) tergelincir kembali menyentuh kisaran level 6.500 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (24/1/2018).
Karyawan beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/1)./JIBI-Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/1)./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan mayoritas sektor menekan indeks harga saham gabungan (IHSG) tergelincir kembali menyentuh kisaran level 6.500 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (24/1/2018).

IHSG hari ini dibuka dengan kenaikan tipis 0,01% atau 0,42 poin di level 6.635,76, namun berbalik melemah hingga 0,20% atau 13,17 poin ke level 6.622,16 pada pukul 09.07 WIB.

Pergerakannya kemudian melorot 0,63% atau 41,78 poin ke level 6.593,55 pada pukul 09.28 WIB.

Sebanyak 121 saham bergerak menguat, 91 saham bergerak melemah, dan 359 saham stagnan dari 571 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor konsumer (-1,20%) dan infrastruktur (-0,89%). Adapun indeks pertanian dan properti masing-masing terpantau bertahan di zona hijau.

Pada pukul 09.07 WIB, pergerakan IHSG telah terbebani pelemahan lima dari sembilan indeks sektoral, dipimpin sektor infrastruktur (-0,53%) dan finansial (-0,42%). Sektor tambang yang sempat memimpin empat sektor di zona hijau tergelincir ke zona merah dan turun 0,04% pada pukul 09.29 WIB.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.28 WIB

Sektor

Perubahan

Konsumer

-1,20%

Infrastruktur

-0,89%

Finansial

-0,55%

Aneka industri

-0,48%

Industri dasar

-0,44%

Perdagangan

-0,32%

Tambang

-0,04%

Pertanian

+0,11%

Properti

+0,03%


sumber: Bloomberg

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro