KALEIDOSKOP BURSA SAHAM 2017: Ini 10 Top Gainers & Top Losers Sepanjang Tahun

PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. berhasil menjadi top gainer dengan membukukan penguatan harga saham terbesar sepanjang tahun 2017. Di sisi lain, saham PT Polaris Investama Tbk. menjadi top loser yang memimpin pelemahan sejumlah saham.
Renat Sofie Andriani | 18 Desember 2017 22:45 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan IHSG, di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/12). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. berhasil menjadi top gainer dengan membukukan penguatan harga saham terbesar sepanjang tahun 2017. Di sisi lain, saham PT Polaris Investama Tbk. menjadi top loser yang memimpin pelemahan sejumlah saham.

PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU), mencatatkan persentase kenaikan harga saham tertinggi sepanjang tahun ini. Sejak resmi mencatatkan saham setelah menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada 10 Mei lalu, saham TAMU telah melonjak sekitar 2.627%.

Harga saham emiten yang bergerak di bidang offshore shipping ini ditutup menguat 5,26% atau 150 poin di Rp3.000 pada perdagangan hari ini, Senin (18/12). Padahal, saham perdana TAMU dilepas di Rp110 per saham.

Menempati posisi terkuat kedua top gainers adalah PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA) yang melonjak sekitar 2.229% sepanjang tahun ini.

Mengekor berturut-turut tiga posisi terkuat di belakangnya yakni PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA), PT Wicaksana Overseas Internation Tbk. (WICO), dan PT Totalindo Eka Persada Tbk. (TOPS) yang masing-masing melonjak sekitar 1.900%, 1.200%, dan 945% sepanjang tahun ini.

Adapun, harga saham PT Polaris Investama Tbk (PLAS) membukukan persentase penurunan terdalam sepanjang tahun ini sekitar 87%, disusul saham PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) yang merosot sekitar 83%.

Emiten lain yang menempati lima teratas top losers yakni PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), PT Island Concepts Indonesia Tbk. (ICON), dan PT Renuka Coalindo Tbk. (SQMI) yang masing-masing melemah sekitar 78%, 77%, dan 76% sepanjang tahun ini.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil kembali membukukan rekor level tertinggi sepanjang masa untuk perdagangan hari ketiga berturut-turut.

Pada perdagangan hari ini, Senin (18/12/2017), IHSG ditutup menguat 0,24% atau 14,54 poin di level 6.133,96. Dengan demikian, IHSG telah mengalami kenaikan sebesar 16,26% sepanjang tahun ini sejak berakhir di level 5.275,97 pada perdagangan 3 Januari.

 

10 Emiten Top Gainers Sepanjang Tahun 2017 (Per 18 Desember)

No.

Emiten

Harga Terakhir (Rp/saham)

Pertumbuhan (%)

1.

Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU)

3.000

+2.627,27

2.

Marga Abhinaya Abadi (MABA)

1.105

+2.229,78

3.

Sanurhasta Mitra (MINA)

2.100

+1.900,00

4.

Wicaksana Overseas Internation (WICO)

650

+1.200,00

5.

Totalindo Eka Persada (TOPS)

3.240

+945,16

6.

Kapuas Prima Coal (ZINC)

1.350

+864,29

7.

Ancora Indonesia Resources (OKAS)

374

+648,00

8.

Sariguna Primatirta (CLEO)

800

+595,65

9.

Mark Dynamics Indonesia (MARK)

1.630

+552,00

10.

Indah Kiat Pulp & Paper Corp. (INKP)

5.400

+472,73

 

10 Emiten Top Losers Sepanjang Tahun 2017 (Per 18 Desember)

No.

Emiten

Harga Terakhir (Rp/saham)

Penurunan (%)

1.

Polaris Investama (PLAS)

50

-87,68

2.

Capitol Nusantara Indonesia (CANI)

294

-83,10

3.

Energi Mega Persada (ENRG)

87

-78,25

4.

Island Concepts Indonesia (ICON)

112

-77,60

5.

Renuka Coalindo (SQMI)

388

-76,34

6.

Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA)

480

-75,32

7.

Matahari Putra Prima (MPPA)

430

-70,95

8.

Express Transindo Utama (TAXI)

50

-70,59

9.

Graha Andrasentra Propertindo (JGLE)

120

-69,70

10.

Bakrie Sumatera Plantations (UNSP)

170

-66,00

 

Sumber: Bloomberg

Tag : top gainers, top losers
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top