Bisnis.com, LONDON-- PT Mandiri Sekuritas mengincar 5 perusahaan yang diharapkan mencatatkan saham perdana atau initial public offering di Bursa Efek Indonesia pada 2018.
Dirut Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengatakan pihaknya telah mengantongi mandat setidaknya tiga perusahaan yang akan melakukan IPO tahu depan.
"Kami targetkan sekitar 3-5 perusahaan, di antaranya satu atau dua di building material, lalu kesehatan, dan konsumer," katanya di London, Kamis (14/12/2017).
Dia menuturkan tiga dari perusahaan tersebut berencana akan IPO pada semester I/2018.
Silvano menyebutkan pihaknya juga berharap mendapatkan kesempatan untuk menjadi underwriter bagi anak-anak usaha BUMN yang berniat melakukan IPO tahun depan.
Sebelumnya diketahui Mandiri Sekuritas pada kuartal III/2017 mencatatkan total transaksi senilai Rp109 triliun. Anak usaha Bank Mandiri ini juga tercatat telah menyelesaikan 37 mandat untuk menangani penjaminan emisi, baik saham maupun obligasi.
Sepanjang November 2017, berdasarkan data Bloomberg, Mandiri Sekuritas menempati posisi kelima dari sisi pencatatan nilai transaksi
Broker house pelat merah ini mencatatkan gross value sebesar Rp15,36 triliun sepanjang November 2017. Perusahaan efek ini paling banyak memperdagangkan BBRI sebesar Rp1,9 triliun.
Sementara empat saham terbesar lainnya yang ditransaksikan oleh Mansek pun saham dengan kapitalisasi terbesar yakni TLKM Rp1,25 triliun, BMRI Rp1,09 triliun, dan BBCA Rp979 miliar.