Minyak Mentah Melemah, Harga Batu Bara Mengekor

Pada perdagangan Selasa, harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup melemah 0,11% atau 0,10 poin di US$89,80/metrik ton.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 November 2017 07:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara kembali ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (28/11/2017).

Harga batu bara untuk kontrak Januari 2018, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, ditutup melemah 0,11% atau 0,10 poin di US$89,80/metrik ton.

Batu bara melanjutkan pelemahan di hari kedua setelah pada perdagangan sebelumnya (Senin, 27/11), batu bara ditutup turun 0,5%.

Pelemahan harga batu bara ini masih dipicu oleh melemahnya harga minyak mentah menyusul laporan industri yang menunjukkan kenaikan tak terduga atas jumlah stok minyak mentah di Amerika Serikat (AS).

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari ditutup turun 12 sen di US$57,99 per barel di New York Mercantile Exchange, level terendah sejak 21 November.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Januari ditutup melemah 23 sen di US$63,61 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Dilansir Bloomberg, American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa jumlah persediaan minyak AS meningkat sebesar 1,82 juta barel pekan lalu.

Hal ini berbanding terbalik dengan prediksi dalam survei Bloomberg untuk penurunan sebesar 2,95 juta barel, sebelum Energy Information Administration (EIA) mengumumkan penghitungannya pada hari Rabu.\

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal                                    

US$/MT

28 November

89,80

(-0,11%)

27 November

89,90

(-0,50%)

24 November

90,35

(+1,23%)

23 November

89,25

(+1,19%)

22 November

88,20

(-0,95%)

 

 

  

 

 

Sumber: Bloomberg

 

 

 

Tag : harga batu bara
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top