KINERJA EMITEN: Laba BALI Naik 26%

PT Bali Towerindo Sentra Tbk. membukukan laba bersih sebesar Rp160,8 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2017. Perseroan mencatatkan kenaikan laba sebesar 26% dari periode yang sama pada 2016 sebesar Rp127,5 miliar.
Agnes Savithri | 22 November 2017 21:42 WIB
Bisnis.com, JAKARTA--PT Bali Towerindo Sentra Tbk. membukukan laba bersih sebesar Rp160,8 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2017. Perseroan mencatatkan kenaikan laba sebesar 26% dari periode yang sama pada 2016 sebesar Rp127,5 miliar.
 
Berdasarkan laporan keuangan emiten berkode BALI, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp231,8 miliar hingga kuartal III/2017. Pendapatan tersebut naik 24,9% dari perioda yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp185,4 miliar.
 
Tercatat penyewaan menara sebagai core bisnis perseroan masih didominasi oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. sebesar Rp61,5 miliar. Adapun, PT Smartfren Telecom Tbk. menyewa tower senilai Rp42,6 miliar dan terakhir PT XL Axiata Tbk. menyewa menara senilai Rp29,6 miliar.
 
Sementara itu, untuk laba usaha, perseroan membukukan kenaikan sebesar 37% hingga kuartal III/2017 dari Rp105,13 miliar menjadi Rp144,38 miliar.
 
Adapun belum lama ini, Belum lama ini pun, BALI menjaminkan aset anak perusahaannya yakni PT Paramitra Intimega dengan nilai total aset yang dijaminkan mencapai Rp53,25 miliar. Penjaminan anak usaha tersebut tercatat dalam penandatanganan perjanjian medium term notes (MTN) Bali Towerindo Sentra I tahun 2017.
 
"Dana dari MTN tersebut rencananya akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja perseroan," papar keterbukaan.
 
Rencananya, BALI bersama anak usaha PT Paramitra Media Interaktif akan membuat konsorsium untuk memasuki pasar Internet Protocol Televisi. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, bali towerindo sentra

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top