AKSI EMITEN 16 MEI: IPO Alfa Energi Patok Harga Rp400-Rp500, GEMS Ambil Alih 4 Anak Usaha GMR

Berita tentang IPO saham PT Alfa Energi Investama Tbk. serta aksi ambil alih empat anak usaha GMR oleh Golden Energy menjadi topik beberapa media nasional hari ini, Selasa (16/5/2017).
Renat Sofie Andriani | 16 Mei 2017 10:03 WIB
Pelajar mengunjungi gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Jumat (5/5). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang IPO saham PT Alfa Energi Investama Tbk. serta aksi ambil alih empat anak usaha GMR oleh Golden Energy menjadi topik beberapa media nasional hari ini, Selasa (16/5/2017).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Alfa Energi Patok Harga Rp400-Rp500. PT Alfa Energi InvestamaTbk. akan menawarkan 300 juta saham atau setara 23,01% dengan harga Rp400 hingga Rp500 per saham dalam gelaran initial public offerings (IPO) di Bursa Efek Indonesia. (Bisnis Indonesia)

SMGR Siapkan Rp2 Triliun. Korporasi semen milik negara, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., berencana kembali menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun untuk keperluan pelunasan utang dan kebutuhan modal kerja pada semester II/2017. (Bisnis Indonesia)

Lautan Luas Kejar Pasar Lebih Luas. Kemampuan produksi krimer PT Lautan Luas Tbk. bakal menguat. Mereka memastikan proses peningkatan kapasitas produksi pabrik krimer di Mojokerto, Jawa Timur, tuntas tahun ini. (Kontan)

Semen Indonesia akan Refinancing Utang Rp2 Triliun. PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR) berencana membiayai kembali (refinancing) utang hingga sebesar Rp2 triliun tahun ini. Perseroan ingin mengurangi biaya untuk mengurangi beban keuangan. (Investor Daily)

Golden Energy Ambil Alih Empat Anak Usaha GMR. PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (conditional sale purchase agreement/CSPA) dengan perusahaan asal India, GMR Infrastructure Ltd. Sesuai rencana, GMR bakal menjual 100% saham dan mandatory convertible bond empat anak usahanya di bidang batubara tersebut kepada Golden Energy senilai total US$65,64 juta (Rp850 miliar). (Investor Daily)

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top