Sentimen the Fed dan Debat Cagub Jadi Penggerak Kurs Rupiah

Samuel Sekuritas memprediksi ruang penguatan rupiah terbuka pada perdagangan Rabu (12/4/2017) meski terbatas.
Riendy Astria | 12 April 2017 08:36 WIB
Uang rupiah. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Samuel Sekuritas memprediksi ruang penguatan rupiah terbuka pada perdagangan Rabu (12/4/2017) meski terbatas.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan penguatan indeks dolar mulai berbalik dengan euro dan yen yang menguat cukup signifikan. Adapun, sentimen hawkish yang muncul dari rencana the Fed menyusutkan kepemilikan obligasinya, tidak terlalu berpengaruh melihat yield US Treasury yang turun cukup signifikan walaupun masih terbantu oleh sisa efek flight to safety dari isu geopolitik.

Sementara, emas dan minyak juga masih menguat di saat Suriah yang justru semakin intensif menyerang kantong-kantong pemberontak. Pagi ini ditunggu data inflasi Tiongkok, diperkirakan naik tipis.

Dari dalam negeri, rupiah menguat walaupun hanya tipis, bertahan di bawah Rp13.300 hingga penutupan Selasa kemarin. Kurs lain di Asia menguat lebih dalam terhadap dollar dibandingkan dengan rupiah.

“Debat cagub DKI Jakarta untuk pilkada II di Rabu malam akan menandai dimulainya dominasi isu politik di pasar keuangan domestik. Ruang penguatan rupiah tersedia walaupun terbatas dalam jangka pendek,” katanya dalam riset yang diterima, Rabu (12/4/2017).

 

Tag : Rupiah
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top