Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan dan Laba Waskita Beton Precast (WSBP) Tumbuh di Atas 70 Persen

PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) berhasil menorehkan pertumbuhan dan pendapatan yang moncer hingga di atas 70% pada 2016
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 24 Maret 2017  |  12:51 WIB
WSBP berhasil menorehkan pertumbuhan dan pendapatan yang moncer hingga di atas 70% pada 2016. - .waskita.co.id
WSBP berhasil menorehkan pertumbuhan dan pendapatan yang moncer hingga di atas 70% pada 2016. - .waskita.co.id

Bisnis.com, JAKARTA— PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) berhasil menorehkan pertumbuhan dan pendapatan yang moncer hingga di atas 70% pada 2016.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2016 yang dipublikasikan Jumat (24/3/2017), tercatat penjualan dan pendapatan usaha perseroan senilai Rp4,71 triliun atau naik 78,41% dibandingkan dengan penjualan dan pendapatan usaha 2015 yang senilai Rp2,64 triliun.

Beban pokok penjualan perseroan naik menjadi Rp3,67 triliun dari sebelumnya Rp2,22 triliun sehingga laba kotor perseroan sebesar Rp1,05 triliun atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2015 yang senilai Rp419,43 miliar.

Sejumlah beban lainnya juga mengalami kenaikan, seperti beban penjualan yang naik menjadi  Rp4,28 miliar dari Rp2,32 miliar. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp92,73 miliar dari Rp53,75 miliar. Begitu juga dengan beban keuangan yang naik menjadi Rp45,15 miliar dari Rp19,58 miliar.

Namun, perseroan mencatatkan pendapatan keuangan hingga Rp58,05 miliar, padahal pada 2015 hanya senilai Rp2,36 miliar.

Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp634,82 miliar atau naik 89,85% dibandingkan dengan 2015 yang senilai Rp334,37 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita beton precast
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top