Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG 8 MARET: Hanya Sektor Infrastruktur Melemah, Indeks Fluktuatif Cenderung Naik

Sektor Agribisnis menjadi pendorong utama terhadap penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (8/3/2017).
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 08 Maret 2017  |  09:48 WIB
Karyawan berdiri di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam
Karyawan berdiri di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA—Sektor Agribisnis menjadi pendorong utama terhadap penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (8/3/2017).

IHSG dibuka naik 0,09% atau 4,91 poin di level 5.407,53. IHSG sempat berfluktuasi tetapi cenderung menguat pagi ini. Indeks terpantau naik hingga 6,05 poin atau 0,11% pada perdagangan pukul 09.30 WIB.

Sebanyak 112 saham bergerak menguat, 69 saham bergerak melemah, dan 358 saham stagnan dari 539 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Dari sembilan indeks sektoral. Hanya sektor infrastruktur yang melemah. Sisanya seluruh sektor mengalami penguatan di mana sektor agrinisnis memimpin kenaikan dengan 0,39%, diikuti oleh sektor properti yang naik 0,30%. Diikuti sektor perdagangan yang naik 0,27% dan sektor basis industri yang menguat dengan 0,26%.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.30 WIB

Sektor

Perubahan

Agribisnis

+0,39%

Properti

+0,30%

Perdagangan

+0,27%

Basis Industri+0,26%
Finansial+0,21%
Aneka Industri+0,18%
Konsumer+015%
Tambang+0,05%
Infrastruktur-0,67%


Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG INDEKS SEKTORAL
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top