Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Rokok HM Sampoerna (HMSP) Naik 11%

Raksasa rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) menaikkan harga jual rokok sebesar 11% sejak awal tahun lantaran kenaikan cukai tembakau 2016.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 18 November 2016  |  10:45 WIB
Harga Rokok HM Sampoerna (HMSP) Naik 11%
Pekerja PT HM Sampoerna Tbk melakukan aktivitas di pabrik sigaret kretek tangan (SKT) Sampoerna di Surabaya, Kamis (19/5/2016). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Raksasa rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) menaikkan harga jual rokok sebesar 11% sejak awal tahun lantaran kenaikan cukai tembakau 2016.

Direktur Utama HMSP Paul Janelle menjelaskan kenaikan harga rokok perseroan lebih tinggi dari rerata lonjakan harga rokok industri. Tercatat, harga rokok industri rerata naik 10,3% sejak awal tahun.

"Harga jual rokok HMSP sedikit di atas itu, sekitar 11% sejak awal tahun. Cukai tembakau tahun ini sudah naik 15% dan tahun depan 10%," katanya dalam konferensi pers, Jumat (18/11/2016).

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) memutuskan untuk mengangkat dua direksi baru. Mindaugas Trumpaitis menggantikan Paul Janelle sebagai direktur utama dan Michael Scharer sebagai direktur operasional menggantikan Peter Haase yang memasuki masa pensiun.

Volume penjualan rokok emiten bersandi saham HMSP pada kuartal III/2016 mencapai 72,3 miliar batang atau turun 13,5% dari kuartal sebelumnya dan terkoreksi 4,15% dibandingkan dengan 2015.

Pangsa pasar rokok mesin masih mendominasi total volume penjualan rokok dan produk rokok mesin HMSP sebesar 34,7% pada kuartal III/2016, naik tipis dari 34,2% pada kuartal II/2016. Namun, market share HMSP terkontraksi dari sembilan bulan pada 2015 yang mencapai 35,1%.

Laba bersih HMSP pada kuartal III/2016 senilai Rp2,9 triliun. Meski terkoreksi 3,3% dari kuartal sebelumnya, laba bersih HMSP mampu tumbuh 13,4% year-on-year.

Secara komulatif, laba bersih raksasa rokok itu tumbuh 19,5% y-o-y mencapai Rp9 triliun dalam sembilan bulan pada 2016.

Pendapatan yang diraup HMSP hingga September 2016 tumbuh 7,3% menjadi Rp70,27 triliun dari Rp65,52 triliun. Laba kotor yang dikantongi HMSP tumbuh 9,1% menjadi Rp17,18 triliun dari Rp15,74 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Rokok hm sampoerna
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top