Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hingga 2018, Indofood Agri Ekspansi 4 Pabrik Baru

Perusahaan perkebunan Indofood Agri Resources Ltd. berencana untuk membangun 3 pabrik kelapa sawit dan 1 pabrik minyak goreng dalam dua tahun ke depan
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 07 November 2016  |  14:13 WIB
Hingga 2018, Indofood Agri ekspansi 4 pabrik baru. - .Bisnis
Hingga 2018, Indofood Agri ekspansi 4 pabrik baru. - .Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- Perusahaan perkebunan Indofood Agri Resources Ltd. berencana untuk membangun 3 pabrik kelapa sawit dan 1 pabrik minyak goreng dalam dua tahun ke depan.

Berdasarkan paparan resmi perseroan yang disampaikan kepada Bursa Efek Singapura, korporasi Grup Indofood ini merancang tiga strategi ekspansi, baik di sisi kebun maupun di sektor pengolahan hulu dan hilir produk kelapa sawit.

Ekspansi kebun akan dilakukan melalui penanaman kembali (replanting) di Sumatera Utara dan Riau. Selain itu, induk usaha PT Salim Ivomas Pratama Tbk. dan PT PP London Sumatra Tbk. ini berencana untuk mengkonversi sejumlah lahan kebun karet di Kalimantan Timur menjadi kebun kelapa sawit.

Hingga akhir September 2016, luas areal kebun menghasilkan milik SIMP dan LSIP mencapai total 198.934 hektare. Luas areal tersebut bertambah 6% dibandingkan akhir September 2015 yang mencapai 188.423 Ha.

Selain ekspansi di kebun, Indofood Agri juga berencana untuk membangun 3 pabrik kelapa sawit baru dan 1 pabrik minyak goreng hingga 2018.

Tiga pabrik kelapa sawit baru yang dirancang Indofood Agri terdiri dari satu unit PKS di Sumatera Selatan berkapasitas 30 ton tandan buah segar per jam dan satu unit PKS di Kalimantan berkapasitas 45 ton TBS per jam. Dua unit PKS itu ditargetkan rampung pada kuartal II/2017.

"Satu unit PKS dengan kapasitas 45 ton/jam di Kalimantan, target selesai 2018," tulis manajemen perseroan yang dikutip Senin (7/11).

Selain satu PKS di Kalimantan, Indofood Agri juga berencana untuk merampungkan pabrik refinery minyak sawit mentah di Surabaya pada kuartal I/2018.

Pabrik tersebut dirancang dengan kapasitas 1.000 ton per hari untuk mengantisipasi kenaikan permintaan minyak goreng dan margarin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lsip
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top