Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS SEKTORAL 26 OKTOBER: Finansial Penekan Utama Pelemahan IHSG Pagi Ini

Sektor finansial menjadi penekan utama terhadap pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (26/10/2016).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Oktober 2016  |  09:30 WIB
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8).  - Bisnis Abdullah Azzam
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). - Bisnis Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor finansial menjadi penekan utama terhadap pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (26/10/2016).

IHSG hari ini dibuka turun 0,19% atau 10,12 poin di level 5.387,70 dan melemah 0,23% atau 12,31 poin ke level 5.385,51 pada pukul 09.06 WIB.

Pergerakannya kemudian turun 0,11% atau 5,95 poin ke level 5.391,87 pada pukul 09.18 WIB.

Sebanyak 76 saham bergerak menguat, 86 saham bergerak melemah, dan 376 saham stagnan dari 538 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor finansial yang melemah 0,55% dan sektor pertanian yang turun 0,36%.

Adapun empat sektor lainnya bergerak positif dengan support utama dari sektor tambang yang menguat 0,79%.

 

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.18 WIB

Sektor

Perubahan

Finansial

-0,55%

Pertanian

-0,36%

Aneka industri

-0,21%

Perdagangan-0,18%
Properti-0,14%
Tambang+0,79%
Industri dasar+0,54%
Konsumer+0,02%
Infrastruktur+0,01%


sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG INDEKS SEKTORAL
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top