Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

LOGAM MULIA: Setelah Catat Penguatan Terbesar, Emas dan Perak Melemah

Harga emas Comex kontrak Desember hari ini dibuka melemah 0,04% atau 0,50 poin di posisi US$1.353,50 per ounce dan turun tipis 0,01% atau 0,10 poin ke US$1.353,90 per ounce pada pukul 15.52 WIB.
Logam mulia/JIBI-Abdullah Azzam
Logam mulia/JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga emas Comex terpantau melemah tipis pada perdagangan sore ini, Rabu (7/9/2016), sejalan dengan menguatnya dolar AS menyusul pernyataan optimistis Presiden Federal Reserve wilayah San Fransisco tentang ekonomi AS.

Harga emas Comex kontrak Desember hari ini dibuka melemah 0,04% atau 0,50 poin di posisi US$1.353,50 per ounce dan turun tipis 0,01% atau 0,10 poin ke US$1.353,90 per ounce pada pukul 15.52 WIB.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS yang melacak pergerakan dolar terhadap sejumlah mata uang utama terpantau naik tipis 0,06% atau 0,056 poin ke level 94,879.

Pada perdagangan kemarin (Selasa, 6/9/2016), harga emas Comex ditutup menguat tajam 2,06% atau 27,30 poin ke US$1.354 per ounce, penguatan terbesar sejak Juni sejalan dengan pelemahan dolar akibat mengecilnya kemungkinan kenaikan suku bunga acuan AS bulan ini.

Seperti dilansir Bloomberg hari ini, Presiden Federal Reserve wilayah San Fransisco John Williams memberikan pernyataan optimistis tentang ekonomi AS meskipun kekecewaan terhadap data akhir-akhir ini mendorong investor mengurangi prediksi mereka untuk kenaikan suku bunga bulan ini.    

“Ekonomi ada dalam performa yang baik dan menuju arah yang benar,” kata Williams dalam pidatonya di Reno, Nevada.

Ketika ditanya apakah data ekonomi yang lemah akhir-akhir ini menjadi pertimbangan terhadap penilaian tersebut, dia menyatakan masih akan meninjau segala sesuatu dan berdiskusi dengan rekan lain sebelum benar-benar menentukan.

Seperti diketahui, pergerakan logam mulia sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS. Biaya pinjaman yang rendah dapat menambah daya tarik kepemilikan emas yang tidak berimbal hasil. 

Di sisi lain, dalam lamannya seperti dikutip Reuters hari ini, distributor koin emas dan perak di Australia Perth Mint melaporkan penurunan penjualan emas dan perak pada Agustus seiring tren bisnis logam mulia di seluruh dunia.

Sejalan dengan emas, pergerakan harga perak kontrak Desember melemah 0,46% atau 0,093 poin ke US$20,045 per ounce, setelah dibuka turun 0,11% di posisi 20,115.

Pada perdagangan kemarin, harga perak ditutup melejit hampir 4% ke US$20,138 per ounce setelah dolar mengalami penurunan terbesar dalam lima pekan.

 

Pergerakan emas dan perak di Comex (Commodity Exchange):

Tanggal

Emas kontrak Desember 2016

US$/ounce

Perak kontrak Desember 2016

US$/ounce

7/9/2016

(Pk. 15.52 WIB)

1.353,90 (-0,01%)

20,045 (-0,46%)

6/9/2016

1.354,00 (+2,06%)

20,138 (+3,99%)

5/9/2016

-

-

2/9/2016

1.326,70 (+0,73%)

19,366 (+2,23%)

1/9/2016

1.317,10 (+0,43%)

18,943 (+1,26%)

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper