HARGA SUN: Bergerak Terbatas Jelang Lelang, Investor Agar Waspadai Profit Taking

PT MNC Securities memprediksi harga surat utang negara (SUN) pada perdagangan Selasa (2/8/2016) bergerak terbatas di awal perdagangan jelang pelaksanaan lelang penjualan SUN yang dilakukan oleh pemerintah.
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 02 Agustus 2016  |  08:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— PT MNC Securities memprediksi harga surat utang negara (SUN) pada perdagangan Selasa (2/8/2016) bergerak terbatas di awal perdagangan jelang pelaksanaan lelang penjualan SUN yang dilakukan oleh pemerintah.

Analis fixed income PT MNC Securities I Made Adi Saputra mengatakan pelaku pasar akan menantikan hasil dari pelaksanaan lelang sebelum memutuskan untuk kembali melakukan transaksi di pasar sekunder setelah pada perdagangan kemarin, harga SUN mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi didorong oleh data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.

Pada lelang sebelumnya, total penawaran yang masuk senilai Rp46,85 triliun dengan hasil lelang yang dimenangkan sebesar Rp18 triliun. Setelah lelang, harga SUN mengalami kenaikan dikarenakan tingginya minat investor yang melakukan penawaran lelang. Arah pergerakan harga SUN pada hari ini akan turut dipengaruhi oleh hasil pelaksanaan lelang.
 
Sementara itu dari perdagangan surat utang global, imbal hasil surat utang global pada perdagangan kemarin cenderung ditutup dengan kenaikan imbal hasil. Imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 10 tahun ditutup pada level 1,5129% naik dibandingkan posisi di akhir pekan yang berada pada level 1,454%.

Hal yang sama juga terjadi di surat utang Jerman (Bund) dimana imbal hasilnya ditutup  naik pada level -0,089% dari posisi penutupan sebelumnya di -0,121%. Adapun imbal hasil surat utang Jepang, ditutup pada level -0,140%, naik dari posisi penutupan di akhir pekan yang sebesar -0,195%.
 
Secara teknikal, harga SUN masih berada pada area konsolidasi dengan mengalami tren kenaikan harga. Hal tersebut akan membuka peluang terjadinya kenaikan harga SUN pada perdagangan hari ini.

“Hanya saja, investor perlu mewaspadai aksi ambil untung (profit taking) dikarenakan harga SUN yang telah mengalami kenaikan yang cukup tinggi serta antisipasi investor terhadap data pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2016,”katanya dalam riset yang diterima, Selasa (2/8/2016).
 
Pihaknya merekomendasikan strategi trading jangka pendek dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga SUN dengan pilihan pada seri FR0052, FR0054, FR0065, FR0045, FR0050, FR0057 dan FR0067.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sun

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top