Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MIGRASI DANA ASING: Investor Global Serbu Pasar Obligasi Negara Berkembang

Investor menyerbu cepat masuk pasar utang negara berkembang dan telah memecahkan rekor dua pekan lalu.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 24 Juli 2016  |  20:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Investor menyerbu cepat masuk pasar utang negara berkembang dan telah memecahkan rekor dua pekan lalu.

Menurut Bank of America Corp., aliran dana masuk bersih ke pasar obligasi negara berkembang dalam satu pekan hingga 20 Juli 2016 senilai US$4,9 miliar mencapai rekor tertinggi.

Angka itu lebih tinggi US$1 miliar dari rekor sebelumnya yang tercatat dua pekan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa terjadi migrasi besar-besaran ke kelas aset tersebut, seperti perkiraan fund managers BlackRock Inc.

BlackRock memperkirakan investor bakal berburu imbal hasil yang tinggi di pasar berisiko dibandingkan dengan membeli obligasi berimbal hasil rendah di negara maju.

Aliran dana ke pasar obligasi negara berkembang hampir sama besar dengan aliran dana ke pasar saham negara berkembang. Dana sekitar US$4,7 miliar diinvestasikan ke pasar saham negara berkembang selama satu pekan hingga 20 Juli 2016.

Mengutip data dari EPFR Global, nilai investasi masuk ini paling besar dalam 12 bulan terakhir.

Bloomberg pada Jumat (22/7/2016) melaporkan pada awal pekan ini Morgan Stanley menaikkan peringkat fixed income pasar berkembang menjadi netral dari underweight.

Menurut Morgan Stanley, fundamental ekonomi meningkat dibandingkan dengan pasar maju dan kelas aset yang memiliki total return positif secara moderat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi negara morgan stanley bank of america negara berkembang
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top