Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA AS: Penguatan Indeks S&P Tertekan Sektor Energi

Indeks Standard & Poors 500 ditutup menguat hanya 0,01% atau 0,29 poin ke level 2.152,43. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,13% atau 24,45 poin ke 18.372,12.
Ilustrasi/Bloomberg
Ilustrasi/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham AS ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (13/7/2016) atau Kamis WIB.

Indeks Standard & Poor’s 500 ditutup menguat hanya 0,01% atau 0,29 poin ke level 2.152,43. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,13% atau 24,45 poin ke 18.372,12.

Penguatan bursa Wall Street ini tertekan oleh penurunan harga minyak yang menyeret sektor energi setelah jeda dalam kekacauan politik di Inggris Raya terus menjaga permintaan untuk aset berisiko

Sektor energi mengakhiri reli tiga hari berturut=turut setelah harga minyak mentah AS merosot di bawah US$45 per barel menyusul kenaikan stok bahan bakar yang tak terduga.

Walaupun pasar global kembali tenang di tengah meningkatnya kepercayaan bahwa Brexit tidak akan menghambat pertumbuhan secara signifikan, penguatan saham dan beberapa komoditas kehilangan momentum pada Rabu, karena investor mencari tanda-tanda segar bahwa ekspansi lamban tidak akan mengikis laba perusahaan.

Stephen Carl dari Williams Capital Group LP mengatakan kemungkinan akan ada profit taking menjelang musim laporan keuangan perusahaan karena saham telah menguat minggu lalu.

"Jika situasi apapun terjadi, apakah itu laporan keuangan yang buruk atau kejadian politik, hat tersebut dapat memperburuk penurunan," katanya seperti yang dikutip dari Bloomberg.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper