Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA AS: Indeks S&P 500 Sentuh Level Tertinggi

Indeks Standard & Poors 500 ditutup menguat 0,34% atau 7,26 poin ke 2.137,16. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 80,19 poin, atau 0,44% ke 18.226,93.
Bursa AS.
Bursa AS.

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham AS menguat, mendorong indeks S&P 500 ke level tertinggi baru pada perdagangan Senin (11/7/2016).

Indeks Standard & Poor’s 500 ditutup menguat 0,34% atau 7,26 poin ke 2.137,16. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 80,19 poin, atau 0,44% ke 18.226,93.

Data ketenagakerjaan Juni yang dirilis pekan lalu menenangkan kekhawatiran yang ditimbulkan oleh laporan bulan sebelumnya yang menunjukkan tingkat pekerjaan baru melambat dengan laju terlemah sejak 2010.

Angka-angka terbaru ini meyakinkan investor bahwa perekonomian akan terus berkembang dalam perlambatan ekonomi dan efek dari Brexit lalu.

Lebih lanjut, Bank of England dan Bank Sentral Eropa menyatakan akan bertindak untuk menanggulangi dampak dari Brexit, dan kemenangan bagi partai yang berkuasa di Jepang membuka jalan bagi stimulus lanjutan.

Matt Maley dari Miller Tabak & Co LLC mengatakan momentum ini membuat indeks menembus level tertinggi baru dan memberikan angina segar bagi investor.

"Investor berpikir mereka harus masuk ke pasar segera. Ketidakpastian yang dibawa oleh Brexit akan menjaga the Fed dalam mengambil tindakan tahun ini, yang menekan tingkat aksi jual pada saham,” katanya seperti yang dikutip Bloomberg, Senin (11/7/2016).

Tujuh dari 10 sektor utama indeks S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor teknologi, finansial, dan industri.

Sektor teknologi menguat ke level tertinggi dalam sebulan terakhir, didorong oleh emiten semikonduktor, termasuk Qorvo Inc dan Skyworks Solutions Inc., yang menguat lebih dari 2,7%.

Sementara itu, Twitter Inc tergelincir 2,1% setelah SunTrust Robinson Humphrey menurunkan rating emiten menjadi netral dari beli. Perusahaan ini mengatakan saham Twitter "sangat tidak mungkin" untuk dibeli tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper