Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA AS: Optimisme Pasca-Brexit Meningkat, S&P 500 dan Dow Jones Ditutup Menguat

Indeks Standard & Poors 500 ditutup menguat 1,78% atau 35,55 poin ke 2.036,09. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 269,48 poin atau 1,57% ke 17.409,72.
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat menguat untuk pertama kalinya sejak hasil referendum Inggris Raya di tengah optimisme bahwa para pembuat kebijakan berkomitmen untuk membatasi dampak dari Brexit.

Indeks Standard & Poor’s 500 ditutup menguat 1,78% atau 35,55 poin ke 2.036,09. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 269,48 poin atau 1,57% ke 17.409,72.

"Ini adalah soal kepercayaan. Ketika pasar menguat, hal ini memberikan kepercayaan diri," kata Richard Sichel, kepala investasi di Philadelphia Trust Co seperti yang dikutip Bloomberg, Selasa (28/6/2016).

Dia melanjutkan penguatan ini juga mendorong investor lain yang tengah wait and see untuk mengambil tindakan.

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menambah spekulasi akan adanya upaya pembuat kebijakan untuk mengurangi dampak Brexit setelah menyerukan penyelarasan kebijakan global dalam pidatonya di Forum ECB di Sintra, Portugal. Draghi mengatakan ada "tanggung jawab bersama" untuk mengatasi perlambatan ekonomi dunia.

Selain dari drama Brexit, laporan hari ini menunjukkan ekonomi AS meningkat melebihi proyeksi sebelumnya pada kuartal pertama sejalan dengan peningkatan kinerja perdagangan dan investasi bisnis yang melebihi pengeluaran konsumen yang lemah.

Data terpisah menunjukkan kepercayaan konsumen naik ke level tertinggi sejak Oktober karena warga Amerika menjadi sedikit lebih optimistis pada ekonomi.

Pada perdagangan Selasa, sektor energi, keuangan dan teknologi menjadi pendorong utama indeks S&P 500 dengan menguat lebih dari 2%. Adapun sektor perawatan kesehatan dan barang tersier menguat lebih dari 2%. Total volume perdagangan mencapai 8,4 miliar saham, 16% di atas rata-rata tiga bulan terakhir.

Setelah pasar ditutup, Nike Inc tenggelam 6,9% setelah pesanan berjangkanya, yang menandakan permintaan, meleset dari perkiraan. Kekecewaan tersebut menambah kekhawatiran bahwa merek produsen peralatan olahraga terbesar di dunia tersebut telah memasuki masa perlambatan pertumbuhan.

Sementara itu, JPMorgan Chase & Co dan Wells Fargo & Co menguat lebih dari 2,4%. Comerica Inc dan Regions Financial Corp naik setidaknya 4%. Adapun Facebook Inc, Apple Inc dan Microsoft Corp naik setidaknya 1,6%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper