Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA JEPANG 1 APRIL: Sentimen Bisnis Melemah, Nikkei dan Topix Jatuh

Indeks Topix melanjutkan pelemahan dalam 4 hari terakhir dengan -3,41% ke level 1.301,40, demikian pula dengan indeks Nikkei 225 Stock Average yang anjlok 3,55% ke level 16.153,16.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 01 April 2016  |  13:52 WIB
BURSA JEPANG 1 APRIL: Sentimen Bisnis Melemah, Nikkei dan Topix Jatuh
/Jibiphoto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks bursa Jepang di Tokyo jatuh pada penutupan perdagangan Jumat (1/4/2016) karena sentimen bisnis melemah mendekati level terendah dalam tiga tahun terakhir.

Indeks Topix melanjutkan pelemahan dalam 4 hari terakhir dengan -3,41% ke level 1.301,40, demikian pula dengan indeks Nikkei 225 Stock Average yang anjlok 3,55% ke level 16.153,16.

“Situasi semakin memburuk. Dengan penguatan yen, kita bahkan tidak bisa membayangkan peningkatan pendapatan,” kata analis Toyo Securities Co. Hiroaki Wiwada kepada Bloomberg, Jumat (1/4/2016).

Saham Panasonic Corp. anjlok 12% yang merupakan penurunan terdalam selama tiga tahun terakhir menyusul estimasi penurunan laba perusahaan sebasar 8,5% karena peningkatan pengeluaran di luar bisnis elektronik.

Sementara itu, saham Milbon Co. turun 4,8% karena penurunan laba sebesar 7,3% dari tahun sebelumnya.

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225:

Tanggal

Level

Perubahan

1/4/2016

16,164.16

-3,55%

31/3/2016

16,758.29

-0,71%

30/3/2016

16,878.96

-1,31%

29/3/2016

17.103,53

-0,18%

28/3/2016

17.134,37

+0,77%

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikkei 225 indeks jepang topix

Sumber : Bloomberg

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top