Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vale Indonesia (INCO) Habiskan Rp5,39 Miliar untuk Kegiatan Eksplorasi Februari 2016

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menghabiskan dana US$412.482,75 atau setara dengan Rp 5.39 miliar (dengan asumsi Rp13.087/US$) untuk biaya eksplorasi Februari 2016.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 11 Maret 2016  |  14:02 WIB
Vale Indonesia (INCO) Habiskan Rp5,39 Miliar untuk Kegiatan Eksplorasi Februari 2016
Aktifitas penambangan nikel milik PT Vale Indonesia, Tbk terlihat di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. - JIBI/Paulus Tandi Bone
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menghabiskan dana US$412.482,75 atau setara dengan Rp 5,39 miliar (dengan asumsi Rp13.087/US$) untuk biaya eksplorasi Februari 2016.

Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia Ratih Amri dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (11/3/2016), menyebutkan kegiatan eksplorasi perseroan masih berlanjut dan fokus di Blok Soroako Petea, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan serta Blok Bahadopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

“Eksplorasi dilakukan oleh perseroan bersama dengan pihak ketiga yang melibatkan 3 kontraktor,” paparnya.

Adapun hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan cadangan dengan metode block modeling di Soroako.

Saat ini, lanjutnya, untuk eksplorasi di blok pomalaa sedang mengevaluasi data pengeboran sebelumnya.

Blok Soroako rencana memulai kegiatan di minggu ke-11 untuk pengeboran spasi random. Blok Bahodopi melanjutkan pengeboran spasi 100 m dan 200 m di Blok 2B.

“Seluruh aktifitas pengeboran dan pengambilan data geofisika direncanakan untuk mendapat profil laterit yang lengkap,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vale indonesia tbk inco
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top