Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA AMERIKA SERIKAT 10 FEBRUARI: Terhimpit Bulls dan Bears, Wall Street Berakhir Stagnan

Indeks Dow Jones ditutup turun 0,08% ke level 16.014,38 pada penutupan perdagangan Selasa (9/2/2016), sedangkan indeks Standard & Poors melemah 0,07% ke level 1.852,21.

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Wall Street berakhir hanya bergerak tipis setelah berfluktuasi tajam sepanjang perdagangan intraday terpengaruh harga minyak dan isu Deutche Bank.

Indeks Dow Jones ditutup turun 0,08% ke level 16.014,38 pada penutupan perdagangan Selasa (9/2/2016), sedangkan indeks Standard & Poor’s melemah 0,07% ke level 1.852,21.

Pergerakan harga minyak dan spekulasi terkait kinerja sektor perbankan Eropa membawa ketidakpastian ke pasar saham. Harga minyak kembali diperdagangkan di bawah level US$29 per barel, turun 4,68% ke US$28,30 per barel pada pukul 04.47 WIB.

“Hari ini ada kompetisi antara bulls dan bears. Sebagian berpikir penurunan hanya sementara dan pasar kebablasan, bahwa tidak ada yang salah dengan ekonomi dan ini adalah kesempatan bagus untuk membeli. Sebagian berpikir pergerakan di pasar menandakan perlambatan dalam beberapa bulan ke depan,” kata John Carey dari Pioneer Investment Management kepada Bloomberg.

Saham Deutche Bank yang semakin terpuruk di Eropa dan New York yang ada di level terendah menambah tekanan terhadap Wall Street. Memo CEO Deutche Bank John Cryan yang meyakinkan klien tentang kekuatan neraca bank tersebut justru menambah kecemasan investor.

Namun, tekanan dari pergerakan saham Deutche Bank berkurang pada akhir periode perdagangan. Berita rencana repo obligasi oleh Deutche Bank membuat saham bank investasi asal Jerman tersebut hanya berakhir turun 1,03% setelah sempat jatuh hampir 5%.

Investor masih mengincar safe haven di tengah ketidakpastian di pasar saham. Obligasi US-Treasury meneruskan reli di hari keempat, sedangkan yield obligasi pemerintah Jepang untuk pertama kalinya turun ke area negatif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper