Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA CPO: Lanjutkan Pelemahan Seiring Rendahnya Permintaan China

Harga minyak kelapa sawit masih menurun akibat permintaan China yang rendah dua minggu kebelakang.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 05 Januari 2016  |  14:54 WIB
Buah kelapa sawit - Antara
Buah kelapa sawit - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Harga minyak kelapa sawit masih menurun akibat permintaan China yang rendah dua minggu kebelakang.

Kontrak berjangka CPO untuk Maret 2016, kontrak teraktif di Bursa Malaysia melemah 0,12% menjadi 2.433 ringgit per ton dari sebelumnya dibuka dengan harga 2.440 ringgit per ton atau Rp7,79 juta per ton.

CPO terus mengalami kemerosotan derivatif hingga 0,6% ke harga 2.421 ringgit per ton dan merupakan level termurah untuk kontrak teraktif sejak 21 Desember lalu.

Deputy Director of Futures & Commodities at RHB Investment Bank in Kuala Lumpur Donny Khor mengatakan depresiasi lanjutan ini merupakan kekhawatiran akibat lemahnya permintaan dari China sebagai pembeli minyak kelapa sawit terbesar setelah India yang juga terjadi kemarin.

 

Pergerakan Harga Kontrak CPO Maret 2016

Tanggal

Level

Perubahan

05/01/2016 (11.29)

2.433

-0,12%

04/01/2016

2.436

-1,97%

31/12/2015

2.485

-0,40%

30/12/2015

2.495

+0,44%

29/12/2015

2.484

+1,43%

Sumber: Bloomberg

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga cpo minyak kelapa sawit
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top