Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Laba Usaha Batu bara Sinar Mas Merosot 59,94%

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT Golden Energy Mines Tbk. pada kuartal III/2015 merosot 59,94% menjadi US$2,61 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang sekitar US$6,52 juta.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 14 November 2015  |  16:41 WIB
Laba Usaha Batu bara Sinar Mas Merosot 59,94%
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT Golden Energy Mines Tbk. pada kuartal III/2015 merosot 59,94% menjadi US$2,61 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang sekitar US$6,52 juta.

Laporan keuangan yang dirilis, Jumat (13/11/2015), menyebutkan pendapatan perusahaan batu bara ini juga turun 20% secara year-on-year dari US$307,66 juta menjadi US$246,11 juta.

Beban pokok penjualan sebenarnya menyusut 23,48% dari US$203,25 juta ke posisi US$155,52 juta. Namun, beban bunga meroket hingga 693,27% dari hanya US$132.823 menjadi US$1,05 juta.

Anak usaha Grup Sinar Mas itu tercatat memiliki utang bank yang jatuh tempo dalam waktu setahun senilai US$850.000. Sementara, utang bank jangka panjang mencapai US$48,57 juta.

Tahun ini, Golden Energy Mines (GEMS) mengincar pendapatan Rp4 triliun-Rp5 triliun atau sama dengan pencapaian 2014. Perseroan membidik produksi 8,8 juta ton batu bara sepanjang tahun ini dan menargetkan penjualan 9 juta-10 juta ton batu bara.

Di sisi belanja modal, perusahaan menganggarkan dana US$8 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golden energy mines laba emiten
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top