Laba Pengelola Taksi Express Anjlok

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT Express Transindo Utama Tbk. pada kuartal III/2015 jatuh 89,84% menjadi Rp11,07 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang menyentuh Rp109,04 miliar.
Annisa Margrit | 02 November 2015 19:11 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT Express Transindo Utama Tbk. pada kuartal III/2015 jatuh 89,84% menjadi Rp11,07 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang menyentuh Rp109,04 miliar.

Padahal, pendapatan perusahaan taksi yang berada di bawah Grup Rajawali itu tumbuh 12,69% dari Rp640,14 miliar menjadi Rp721,4 miliar.

Tergerusnya laba disebabkan melonjaknya beban. Beban langsung tercatat meningkat 34,39% dari Rp361,23 miliar menjadi Rp485,48 miliar, sedangkan beban umum dan administrasi naik 20,02% dari Rp61,89 miliar menjadi Rp74,28 miliar. Beban bunga juga meroket 53,74% dari Rp97,09 miliar ke posisi Rp149,28 miliar.

GM Corporate Secretary Express Group Merry Anggraini menuturkan kondisi pasar yang lesu menjadi penyebab, ditambah dengan maraknya layanan transportasi berbasis aplikasi mobile.

“Dalam menghadapi kondisi saat ini, perseroan sedang dalam proses mempersiapkan beberapa strategi inisiatif untuk meningkatkan pendapatan dan efisiensi operasional serta optimalisasi dari seluruh aset yang dimiliki,” papar dia dalam pernyataan resmi perseroan, Senin (2/11/2015).

Merry melanjutkan perseroan juga tengah melakukan evaluasi untuk mengoptimalkan utilisasi dari pinjaman yang telah diperoleh.

Pada 2014, emiten berkode TAXI itu merilis obligasi senilai Rp1 triliun dan pada awal tahun ini memperoleh pinjaman sebesar Rp430 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
taksi express

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top