Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR OBLIGASI 4 SEPTEMBER: Rupiah Makin Berpengaruh, Yield Naik 2 Basis Poin

Data dari Bloomberg menunjukkan obligasi pemerintah RI bertenor 10 tahun (FR56) turun 0,12% di pasar sekunder pada pukul 11.15 WIB dengan yield di 8,851%, naik 2 basis poin.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 04 September 2015  |  11:29 WIB
PASAR OBLIGASI 4 SEPTEMBER: Rupiah Makin Berpengaruh, Yield Naik 2 Basis Poin
Laju obligasi tertekan pelemahan rupiah. - .
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTAPerdagangan surat utang negara (SUN) di pasar sekunder makin terpengaruh pergerakan rupiah, seiring tingkat inflasi global yang rendah.

Data dari Bloomberg menunjukkan obligasi pemerintah RI bertenor 10 tahun (FR56) turun 0,12% di pasar sekunder pada pukul 11:15 WIB dengan yield di 8,851%, naik 2 basis poin.

Maximilianus Nico Demus L, Fixed Income Analyst Samuel Sekuritas, mengatakan saat ini korelasi pergerakan SUN dengan rupiah sangat erat.

Nilai tukar rupiah jauh lebih berpengaruh dibandingkan dengan yield obligasi global dan tingkat inflasi domestik.

Pada perdagangan kemarin, jelas Nico, yield hampir semua seri SUN naik seiring dengan depresiasi rupiah.

“Cermati terus pergerakan rupiah yang akan memberikan refleksi kepada pasar obligasi,” katanya.

Nico memperkirakan SUN hari ini akan bergerak melemah terbatas setelah pagi tadi di level yang lebih rendah dari level perdagangan kemarin.

Rupiah pagi tadi dibuka melemah 0,04% ke Ro14.176 per dolar AS dan diperdagangkan merosot 0,09% atau terdepresiasi 13 poin ke Rp14.183 per dolar AS pada pukul 11:21 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top