Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BIP Tridaya Ambil Saham Artoda

PT BIP Tridaya Propertindo, anak usaha PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk, berencana mengambil alih 70.000 saham baru PT Artoda Karya Gemilang senilai Rp70 miliar.
Anissa Margrit
Anissa Margrit - Bisnis.com 07 November 2014  |  20:02 WIB
Bursa Efek Indonesia - Bisnis
Bursa Efek Indonesia - Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA—PT BIP Tridaya Propertindo, anak usaha PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk, berencana mengambil alih 70.000 saham baru PT Artoda Karya Gemilang senilai Rp70 miliar.
 
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/11), Bhuwanatala Indah Permai (BIPP) menyatakan BIP Tridaya telah menandatangani nota kesepahaman dengan Artoda pada 4 November. Artoda disebutkan berkedudukan di Jakarta Timur.
 
“Artoda merupakan perusahaan properti yang sedang dalam tahap membangun kompleks komersial berupa pusat perbelanjaan mall di Manado, Sulawesi Utara dengan nama Star Square,” tulis Corporate Secretary BIPP Arianto Sjarief dalam keterbukaannya.
 
BIPP mengatakan transaksi ini bukan transaksi material. Adapun ekuitas emiten properti tersebut per September tercatat senilai Rp449,08 miliar.
 
Perseroan bakal mengeksekusi transaksi tersebut setelah Artoda mendapat persetujuan dari para pemegang sahamnya. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Artoda bakal digelar 30 hari sejak pengumuman aksi ini disampaikan di surat kabar.
 
Berdasarkan laporan keuangan BIPP per September, kepemilikan saham perseroan di BIP Tridaya sebesar 67,41%. Anak usaha ini berdomisili di Jakarta.
 
BIP Tridaya sudah memunyai kepemilikan saham di PT Grha Swahita, PT Satria Balitama, dan PT BIP Sentosa. Dua perusahaan pertama bergerak di bidang perhotelan, sedangkan BIP Sentosa di sektor penyewaan apartemen.
 
Per kuartal III/2014, BIPP membukukan pendapatan sebesar Rp72,51 miliar atau tumbuh 80,24% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, laba bersih anjlok hingga 87,7% menjadi Rp13,39 miliar.
 
Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya laba dari penjualan anak perusahaan, seperti yang terjadi tahun lalu. Pada 2013, BIPP melepas 99,7% sahamnya di PT BIP Nusatirta (BIPN) kepada PT Johanes Kotjo senilai Rp5 miliar. 
 

Perseroan juga menjual piutang BIPN sebesar Rp13,59 miliar kepada pihak yang sama. sDari penjualan itu, BIPP mendapat laba Rp12,74 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jual saham
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top