Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 22,61%, FR0070 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 22,61% pada perdagangan Kamis (9/10/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 10 Oktober 2014  |  09:38 WIB
SURAT UTANG NEGARA: Transaksi Naik 22,61%, FR0070 Teraktif
Memantau layar surat utang negara - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau naik 22,61% pada perdagangan Kamis (9/10/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Rabu (10/10/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp7,7 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp6,28 triliun.

Namun jumlah tersebut di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,19 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp1,33 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp1,12 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp745,03 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Kamis (9/10/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

8,34

1.327,26

15 Maret 2024

FR0068

8,87

1.117,12

15 Mei 2034

FR0071

8,78

745,03

15 Maret 2029

FR0060

7,81

649,99

15 April 2017

SR006

8,01

580,05

5 Maret 2017

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top