Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR OBLIGASI: Berikut Rekomendasi Danareksa 16 September

Volume transaksi obligasi pemerintah kemarin, Senin (15/9/2014), tercatat mencapai Rp10,76 triliun, dimana sejumlah obligasi direkomendasikan jual untuk hari ini, Selasa (16/9/2014).
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 16 September 2014  |  09:52 WIB
PASAR OBLIGASI: Berikut Rekomendasi Danareksa 16 September
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Volume transaksi obligasi pemerintah kemarin, Senin (15/9/2014), tercatat mencapai Rp10,76 triliun, di mana sejumlah obligasi direkomendasikan jual (sell) untuk hari ini, Selasa (16/9/2014).

Berdasarkan Debt Research Danareksa Sekuritas yang diterima Bisnis pada Selasa (16/9/2014), terdapat empat seri obligasi pemerintah yang masuk daftar rekomendasi  jual atau “sell”.

Berikut ini daftar rekomendasi obligasi pemerintah dari Danareksa Sekuritas:

  1. Seri FR0069

 Rekomendasi : Jual

“Harga melemah, volume perdagangan deras, tren penurunan terus melambat, tekanan untuk menjual berkurang, dan Indeks CCI menurun,” terang riset tersebut.

  1. Seri FR0070

 Rekomendasi : Jual

 “Harga terkoreksi, volume perdagangan deras, tren penurunan terus melambat, tekanan untuk menjual berkurang, dan Indeks CCI melemah,” terang riset tersebut.

  1. Seri FR0071

 Rekomendasi : Jual

“Harga turun, volume perdagangan deras, tren penurunan melambat, tekanan untuk menjual berkurang, dan Indeks CCI melemah,” terang riset tersebut.

  1. Seri FR0068

 Rekomendasi : Jual

“Harga melemah, volume perdagangan deras, tren penurunan terus melambat, tekanan untuk menjual berkurang, dan Indeks CCI menurun,” terang riset tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Obligasi Pemerintah
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top