Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penjualan Sentul City, Target Dinaikkan Menjadi Rp2 Triliun

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sentul City Tbk. (BKSL), perusahaan properti yang terkenal dengan Jungle Land dan Pasar Apung Sentul menaikkan target marketing sales sebesar 29,87% dari Rp1,54 triliun menjadi Rp2 triliun hingga akhir tahun ini.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sentul City Tbk. (BKSL), perusahaan properti yang terkenal dengan Jungle Land dan Pasar Apung Sentul menaikkan target marketing sales sebesar 29,87% dari Rp1,54 triliun menjadi Rp2 triliun hingga akhir tahun ini.

“Kami menaikkan target marketing sales menjadi Rp2 triliun. Hal itu karena hingga Agustus 2013 kami telah mencetak penjualan sebanyak Rp1,57 triliun,” ujar Banking and Investor Relation Manager Sentul City Michael Tene kepada Bisnis, Selasa (8/10).

Michael mengatakan raihan marketing sales hingga Agustus tersebut paling banyak dikontribusi dari penjualan housing, diikuti high rise building seperti condotel. Sementara dari belanja modal yang dicanangkan perseroan saat ini sudah terserap 50%-60%.

“Kalau untuk capital expenditure [belanja modal] saya kurang hafal angkanya. Yang jelas sudah terserap sekitar 50% sampai 60%, digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan beberapa proyek,” ungkapnya.

Adapun Sentul City diketahui mengalami perlambatan perolehan pendapatan pada semester I tahun ini. Sepanjang 6 bulan pertama 2013 pendapatan perseroan naik 26,98% menjadi Rp536,08 miliar, padahal di periode yang sama pada 2012 pendapatan mampu melonjak 151,68%.

Namun di sisi lain laba bersih pada semester I 2013 mampu naik 516,99% menjadi Rp891,56 miliar, sementara pada periode yang sama 2012 hanya tumbuh 135,88%. Hal itu terjadi karena pada semester I 2013 terdapat pendapatan lain sebesar Rp725,92 miliar.

Ketika ditanya mengenai kontribusi recurring income (pendapatan berkelanjutan) dalam total pendapatan perseroan, Michael mengaku saat ini kontribusi masih di kisaran 15%. Namun pihaknya berencana terus menambah produk yang menghasilkan recurring income.

“Kami berencana menambah posisi recurring income dengan membangun CBD [Central Business District]. Selain itu, ada beberapa perusahaan ritel asing yang bakal bekerja sama dengan kami nantinya,” jelas Michael.

Analis saham sektor properti PT Panin Sekuritas Fakhrul Fulvian mengatakan pada awal tahun ini target marketing Sentul City sebesar Rp1 triliun. Hal itu karena Sentul City memiki beberapa produk yang cukup dikenal masyarakat seperti Jungle Land dan Pasar Apung.

“Di sisi lain, yang menjadi perhatian bagi para investor terhadap Sentul City pada saat ini adalah bagaimana mereka mengembangkan jumlah landbank [lahan kosong] yang terhitung besar,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (8/10).

Menurut Fakhrul dengan jumlah landbank mencapai 13.500 hektare, Sentul City selayaknya mampu memasang target selevel dengan kompetitor mereka seperti Alam Sutera atau Bumi Serpong Damai.

“Dengan landbank seluas itu, mereka memiliki prospek yang bagus. Tergantung bagaimana pengembangan yang bakal dilakukan. Jika terus dikembangkan, mereka bisa memasang target hingga Rp4 triliun per tahun,” tutur Fakhrul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Giras Pasopati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper