Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Debat Batas Atas Utang AS, Harga Emas Terombang-Ambing

Bisnis.com, JAKARTA— Harga emas terombang-ambing pascadebat batas atas utang AS.

Bisnis.com, JAKARTA— Harga emas terombang-ambing pascadebat batas atas utang AS.

Pada Kamis siang (26/9/2013), emas masih berada pada kisaran US$1.328—US$1.339 per troy ounce.

Harga emas untuk pengiriman Desember tercatat turun 0,23% menjadi US$1.333,1 per troy ounce di Commodity Exchange New York pada 12:04 WIB. Adapun harga emas spot turun 0,11% ke level US$1.332,91.

Menurut pengamatan Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra,  harga emas sempat melonjak malam tadi dari level US$1.316 ke level US$1.338.

“Penguatan lanjutan membutuhkan konfirmasi penembusan level resisten US$1.339 dengan potensi target US$1.352. Sementara penembusan ke bawah level support US$1.328, membuka peluang pelemahan kembali ke area US$1.316 dan selanjutnya ke US$1.305,” kata Ariston.

Dia menambahkan, selain isu batas atas hutang AS, data-data yang bisa menjadi penggerak harga emas hari ini adalah data produk domestik bruto Inggris dan AS serta klaim tunjangan pengangguran. Selain itu data pending home sales dari AS juga ditunggu pasar.

Ariston berpendapat, jika data revisi produk domestik bruto menjauh dari data sebelumnya, pasar akan bergerak.

Dari data perekonomian tersebut, yang paling menjadi sorotan adalah klaim tunjangan pengangguran.

“Data yang di bawah angka 300.000 akan dianggap sangat bagus  bagi pasar dan dolar kemungkinan besar akan menguat,” kata Ariston.(ltc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper