Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Laba Sebelum Pajak Garda Tujuh Buana Susut Rp711,1 Miliar

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen batu bara PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) akan menyajikan kembali laporan keuangan 31 Desember 2012 dengan pengurangan laba sebelum pajak senilai Rp711,1 miliar akibat dibatalkannya kontrak dengan Agrocom Ltd.

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen batu bara PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) akan menyajikan kembali laporan keuangan 31 Desember 2012 dengan pengurangan laba sebelum pajak senilai Rp711,1 miliar akibat dibatalkannya kontrak dengan Agrocom Ltd.

Dalam paparan publik perseroan, Senin (2/9/2013), Pardeep Dhir, Komisaris Garda Tujuh Buana, menuturkan setelah mengadakan perundingan dengan Agrocom, kedua pihak sepakat untuk mengakhiri perjanjian pemasaran pada 22 Mei 2013.

Sebagai gambaran, pada 14 Juni 2012, kedua pihak sepakat mengadakan kerjasama tersebut. Garda Tujuh Buana memberikan hak pemasaran eksklusif kepada perusahaan asal Timur Tengah tersebut sebesar 10 juta metrik ton batu bara senilai US$250 juta.

“Sebagai kelanjutan, kami telah siap mengirim batu bara. Namun, meskipun diingatkan, Agrocom tidak pernah meminta pengiriman batu bara,” paparnya, Senin (2/9/2013).

Selain penghapusan laba sebelum pajak tersebut, dia menjelaskan kedua pihak sepakat bahwa cicilan biaya pemasaran pertama senilai US$7,5 juta akan ditahan oleh Garda Tujuh Buana sebagai kompensasi dari pembatalan kontrak tersebut.

Kendati harus kehilangan kontrak tersebut, manajemen perseroan optimistis dapat memenuhi target produksi dan penjualan tahunan mengingat India dan China akan meningkatkan permintaan batu bara mereka. “Kami juga yakin kas yang ada dan keuntungan masa depan akan lebih dari cukup untuk menjaga operasional perseroan,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maftuh Ihsan

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper