Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Imbal Hasil Obligasi 10 Tahun Diprediksi 8,6%

Bisnis.com, JAKARTA – Imbal hasil obligasi acuan bertenor 10 tahun diproyeksikan mencapai 8,6% hingga akhir tahun ini di tengah meningkatnya volatilitas di pasar skunder akibat risiko inflasi, pelemahan rupiah, dan sentimen negatif global.

Bisnis.com, JAKARTA – Imbal hasil obligasi acuan bertenor 10 tahun diproyeksikan mencapai 8,6% hingga akhir tahun ini di tengah meningkatnya volatilitas di pasar skunder akibat risiko inflasi, pelemahan rupiah, dan sentimen negatif global.

Handy Yunianto, Head of Fixed Income PT Mandiri Sekuritas, menuturkan saat ini yield surat utang Negara (SUN) rata-rata naik 319 basis poin ke 8,68% year to date, lebih tinggi dibandingkan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yakni sebesar 75 basis poin.

Dia menjelaskan kenaikan imbal hasil tidak hanya terjadi di pasar domestik, tetapi juga di negara Emerging Market lainnya. Namun, Indonesia terkena dampak paling besar karena pengaruh faktor domestik.

Beberapa faktor tersebut a.l. kenaikan inflasi yang diikuti kenaikan BI rate akibat meningkatnya harga bahan bakar minyak bersubidi, pelemahan rupiah akibat melebarnya defisit neraca perdagangan, dan melimpahnya pasokan surat utang pada semester II/2013.

“Tidak terjadi foreign outflow [keluarnya dana asing] yang signifikan karena adanya pembelian SUN oleh foreign central banks [bank sentral asing],” paparnya, Sabtu (31/9/2013).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maftuh Ihsan
Editor : Fatkhul Maskur

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper