Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Minyak Turun, Produksi Libya Berbalik Naik

Bisnis.com, NEW YORK--Harga minyak dunia sedikit menurun pada Senin  atau Selasa (6/8/2013) pagi WIB karena produksi Libya berbalik naik setelah aksi protes pekan lalu.Namun data ekonomi positif dari China dan Amerika Serikat membantu menahan penurunan

Bisnis.com, NEW YORK--Harga minyak dunia sedikit menurun pada Senin  atau Selasa (6/8/2013) pagi WIB karena produksi Libya berbalik naik setelah aksi protes pekan lalu.

Namun data ekonomi positif dari China dan Amerika Serikat membantu menahan penurunan harga lebih lanjut di pasar, kata analis.

Harga patokan minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun 38 sen menjadi ditutup pada US$106,56 per barel di New York Mercantile Exchange (NYMEX) Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September turun 25 sen menjadi menetap di  US$108,70  per barel.

Dimulainya kembali produksi dari ladang minyak barat Libya membantu mendorong harga lebih rendah.

Namun protes di terminal-terminal pengiriman utama negara itu terus menghalangi ekspor dari pesisir tengah, Menteri Perminyakan Libya Abdelbari al-Aroussi mengatakan pada Senin (5/8/2013)

Aroussi mengatakan produksi sekarang berjalan pada 700.000 barel per hari (bph), naik dari rekor terendah 330.000 barel per hari pada puncak protes minggu lalu tetapi masih jauh dari rata-rata sebelumnya 1,42 juta barel per hari.

"Pasokan minyak mentah telah meningkat di barat, di mana kita telah berhasil memulihkan produksi di semua ladang setelah negosiasi dengan berbagai pihak,"  paparnya. (Antara/Bloomberg)



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ismail Fahmi
Editor : Ismail Fahmi
Sumber : Newswire
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper