HARGA TEMBAGA: Turun setelah Perlambatan Ekonomi China Berlanjut

BISNIS.COM, SHANGHAI—Harga tembaga turun untuk hari kedua, karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS mungkin mengurangi stimulus dan tanda-tanda lebih lanjut dari perlambatan ekonomi di China, pengguna terbesar, akan menghambat permintaan untuk
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 18 Juni 2013  |  22:28 WIB

BISNIS.COM, SHANGHAI—Harga tembaga turun untuk hari kedua, karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS mungkin mengurangi stimulus dan tanda-tanda lebih lanjut dari perlambatan ekonomi di China, pengguna terbesar, akan menghambat permintaan untuk logam.

Nilai tembaga untuk pengiriman 3 bulan turun sebanyak 0,5% menjadi US$7.047,50 per ton di London Metal Exchange dan berada di US$7.068,25 pada Selasa lalu pukul 10.48 di Shanghai.

Sebelumnya, harga sempat naik sebanyak 0,7%. Adapun nilai kontrak untuk pengiriman September di Comex turun 0,4% menjadi US$3,1970 per pon.

Ketua Fed, Ben S. Bernanke mengindikasikan pada 22 Mei, bahwa stimulus yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi terbesar dunia bisa dikurangi jika prospek pasar tenaga kerja menunjukkan "perbaikan yang berkelanjutan." Bank sentral tersebut saat ini telah membeli US$85 miliar aset dan utang hipotek.

Lebih lanjut, nilai kontrak berjangka untuk Oktober di Shanghai Futures Exchange turun 1,2% menjadi 51.090 yuan (US$8.336) per ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
komoditas, harga, 2013, tembaga

Sumber : Bloomberg

Editor : Sepudin Zuhri
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top