Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MAYBANK FX RESEARCH: Pergerakan Pasar Global & Indonesia Bervariasi

BISNIS.COM, JAKARTA--Pergerakan bursa global dan regional cukup bervariasi pada kemarin, Rabu (22/5/2013). Sementara itu, nilai tukar dolar masih menguat dibandingkan dengan sejumlah mata uang. Berikut adalah rangkuman secara umum yang dibuat oleh Maybank

BISNIS.COM, JAKARTA--Pergerakan bursa global dan regional cukup bervariasi pada kemarin, Rabu (22/5/2013). Sementara itu, nilai tukar dolar masih menguat dibandingkan dengan sejumlah mata uang. Berikut adalah rangkuman secara umum yang dibuat oleh Maybank FX Research hari ini, Kamis (23/5/2013):

Bursa Global

Terjadi volatilitas di pasar New York, tetapi terjadi penguatan dolar semalam, Rabu (22/5/2013). Sesi perdagangan berakhir dengan sedikit kejelasan dari outlook stimulus. Sementara itu Kepala Federal Reserve Bernanke mengingatkan bahwa pengetatan prematur akan membahayakan pemulihan, pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat menyatakan peruncingan dapat terjadi di Juni jika indikator ekonomi mendukung.

Pembicaraan terakhir membuat ketakutan bagi pasar saham sekali lagi, dengan penurunan indeks S&P 500 sebesar 0,8% setelah mencapai level tertinggi, serta indeks Dow Jones yang turun 0,5%.

Nilai tukar dolar AS

Indeks dolar menguji level 84,4 tetapi gagal ditutup di atas level itu. Indikator MACD masih memberi sinyal kondisi bullish dan kami rasa indeks harus tetap didukung. Melihat pemecahan level di atas 84,6 mengkonfirmasi konsolidasi. Jika tidak, kami perkirakan ada aksi sideway di kisaran 83,45-84,43 masih berlanjut.

Nilai tukar yen terhadap dolar AS melewati level resistensi kami pada level 103,6 meskipun telah mundur di kisaran 103,5. Level support masih berada pada 102 dan kami memprediksi akan naik bertahap mencapai target kami di level 104,2.

Pelemahan nilai tukar dolar Australia dan dolar AS terus berlanjut ditengah kuatnya dolar dan memecahkan level support di 0,9706 dan telah berganti fokus ke teknikal support selanjutnya di 0,9582. Nilai tukar euro terhadap dolar AS melemah seiring penguatan emas.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah ke 9.770 dari 9.763 dengan kurs referensi atau JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) berada pada level 9.765.

INDONESIA

Obligasi rupiah bergerak liar kemarin. Meskipun lelang Selasa tidak berhasil karena penawaran yang masuk lebih kecil dari sebelumnya, tetapi faktanya minat justru datang dari investor lokal. Mereka menunjukkan penawaran yang layak pada seri FR65 bertenor 20 tahun di level 100,65 sehingga FR65 kembali dan diperdagangkan empat kali pada level tersebut.

Pada sore hari waktu penawaran melambat dan FR65 bergerak melemah ke 100,5 dan 100,4 atau membuat harga penutupan kembali ke level sebelumnya.

Hari ini Menteri Keuangan (MoF) menahan pertukaran utang dan sumber obligasi adalah FR66 pada harga 101,3 dan  akan ditukar dengan obligasi FR yang jatuh tempo 2013-2018.

Kepemilikan asing dalam obligasi pemerintah mencapai Rp303,36 triliun atau 34,25% dari total yang ada per 21 Mei 2013.

JEPANG

Dari catatan konferensi pers pertemuan Bank of Japan, Gubernur Kuroda meyakinkan bahwa pasar obligasi masih belum mempengaruhi ekonomi.  Bank sentral meloloskan rencana pelonggaran basis moneter selama 2 tahun kedepan meskipun ada lonjakan yield obligasi pemerintah Jepang (JGB). Pembelian obligasi akan disesuaikan jika diperlukan. Yield 10 tahun naik 1% pada pagi ini, level tertinggi sejak April 2012.

EROPA

Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa (ECB) Peter Praet mengatakan bank sentral harus mengeksplor alat moneter baru selama perbankan tetap mengacu pada tujuannya untuk stabilitas harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper