Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REGULASI BEI: Harga Saham Melonjak, BEI Suspensi AKKU & JIHD

BISNIS.COM, JAKARTA-Otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham dua emiten yakni PT Alam Karya Unggul Tbk dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk karena lonjakan harga yang signifikan.
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 09 April 2013  |  10:05 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-Otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham dua emiten yakni PT Alam Karya Unggul Tbk dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk karena lonjakan harga yang signifikan.

Bursa Efek Indonesia melalui surat pengumumannya yang dirilis hari ini (9/4/2013) mengatakan suspensi saham Alam Karya Unggul (AKKU) dilakukan karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif sebesar Rp227 atau 291,03% dari harga penutupan Rp78 pada 19 Maret menjadi Rp305 pada 8 April 2013.

Otoritas bursa sendiri sebenarnya baru saja mencabut suspensi atas saham AKKU pada 5 April 2013 yang sebelumnya disuspend juga karena alasan telah terjadi lonjakan harga.

Pada saat bersamaan, otoritas bursa juga mensuspensi saham Jakarta International Hotels & Development (JIHD) karena alasan yang sama. Pergerakan saham JIHD telah naik signifikan sebesar Rp1.020 atau 130,77% dari harga penutupan Rp780 pada 19 Maret 2013 menjadi Rp1.800 pada 8 April 2013.

Suspensi atas kedua saham yang dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai itu dimaksudkan untuk cooling down supaya memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan terkait kedua saham tersebut.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi akku jihd

Sumber : Achmad Aris

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top