Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

MEDCO POWER Teken Kerja Sama Operasi PLTP Sarulla

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Medco Power Indonesia, perusahaan patungan milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Saratoga Power, menandatangani kerja sama operasi dengan PLN dan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE), terkait PLTP Sarulla.
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 04 April 2013  |  21:23 WIB
MEDCO POWER Teken Kerja Sama Operasi PLTP Sarulla
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—PT Medco Power Indonesia, perusahaan patungan milik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Saratoga Power, menandatangani kerja sama operasi dengan PLN dan PT Pertamina Geothermal Energi (PGE), terkait PLTP Sarulla.

Seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (4/4), selain kerja sama operasi, Medco Power bersama anggota konsorsium Itochu, Kyushu, dan Ormat melalui anak usahanya masing-masing juga telah menandatangai perjanjian jual beli energi.

Perjanjian tersebut meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berkapasitas 330 MW selama 30 tahun yang berlokasi di Sarulla, Sumatra Utara. Rencananya, listrik yang dihasilkan oleh PLTP Sarulla akan disalurkan ke sistem wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Utara. 

Setelah financial close, pembangkit listrik ini akan dibangun dalam 3 tahap. Tahap pertama diharapkan beroperasi pada 2016, tahap kedua pada 2017, dan tahap ketiga pada 2018.

Presiden Direktur Medco Power Fazil E Alfitri mengatakan proyek Sarulla ini akan menjadi salah satu pembangkit listrik terbesar di dunia yang pembiayaannya dibantu oleh beberapa bank, di antaranya adalah JBIC (Japan Bank for International Cooperation) dan ADB (Asian Development Bank).

“Kami berkomitmen menjadi salah satu perusahaan nasional yang menjadi mitra strategis pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam rangka mendorong percepatan pembangunan nasional,” ujarnya, Kamis (4/4).

Untuk diketahui, Indonesia tercatat memiliki 40% sumber daya panas bumi dunia. Pada 2010, pemerintah telah meluncurkan program 10.000 MW tahap kedua, yang 40%-nya atau sebanyak 4.000 MW harus memanfaatkan sumber daya panas bumi.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pltp sarulla medco power indonesia saratoga power
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top